Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Naskah Khutbah Idul Fitri 1446 H Alfain Jalaluddin Ramadlan: Jangan Menjadi Hamba Ramadhan

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -

Kedua, Tradisi Membaca Al-Qur’an

Para imam terdahulu salah satu contohnya adalah imam Syafi’I mampu menamatkan al-qur’an 60 kali dalam bulan ramadhan. Begitu juga Usman bin Affan radhiAllah ‘Azza wa Jalla ‘anhu menamatkan al-qur’an setiap hari dalam bulan ramadhan. Memang para ulama terdahulu sangat serius sekali dalam bertadarrus di bulan Ramadhan, begitu juga kita yang setiap Ramadhan khatam membaca al-Qur’an harus kita teruskan di luar Ramadhan, karena pahalanya sangat luar biasa.

Rasulullah Saw bersabda:

عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ ».

“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at

عَنْ أَبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ رضى الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ

“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).

Diiberikan Mahkota dan Baju kebesaran

telah meriwayatkan, Abu Daud (1241) juga –redaksi ini milik beliau- dari Mu’adz bin Anas Al Juhani –radhiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda:

Iklan Landscape UM SURABAYA

 مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، ضَوْءُهُ أَحْسَنُ مِنْ ضَوْءِ الشَّمْسِ فِي بُيُوتِ الدُّنْيَا لَوْ كَانَتْ فِيكُمْ ، فَمَا ظَنُّكُمْ بِالَّذِي عَمِلَ بِهَذَا

“Barang siapa yang membaca Al Qur’an dan mengamalkan apa yang ada di dalamnya, dia akan memakaikan mahkota kepada kedua orang tuanya di hari kiamat, cahayanya lebih baik dari pada cahaya matahari di rumah-rumah dunia jika dia berada di antara kalian. Betapa beruntungnya orang yang melakukan hal ini.”. (Hadits ini telah dinyatakan shahih oleh Syeikh Albani –rahimahullah-, namun telah dinyatakan hasan oleh para peneliti Al Musnad, cetakan Ar Risalah kepada yang lain)

Telah meriwayatkan dari Buraidah Al Aslami –radhiyallahu ‘anhu- dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- beliau bersabda tentang peghafal Al Qur’an:

وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ ، وَيُكْسَى وَالِدَاهُ حُلَّتَيْنِ لَا يُقَوَّمُ لَهُمَا أَهْلُ الدُّنْيَا ، فَيَقُولَانِ : بِمَ كُسِينَا هَذِهِ ؟ فَيُقَالُ : بِأَخْذِ وَلَدِكُمَا الْقُرْآنَ ، ثُمَّ يُقَالُ لَهُ : اقْرَأْ وَاصْعَدْ فِي دَرَجَةِ الْجَنَّةِ وَغُرَفِهَا ، فَهُوَ فِي صُعُودٍ ، مَا دَامَ يَقْرَأُ هَذًّا كَانَ أَوْ تَرْتِيلًا

“Dan akan diletakkan di atas kepalanya mahkota kehormatan, dan kedua orang tuanya dipakaikan dua perhiasan yang tidak ternilai oleh penduduk dunia, lalu keduanya berkata: “Karena apa kita dipakaikan ini ?”, lalu dikatakan: “Karena anak anda berdua telah mengambil/menghafal Al Qur’an, lalu dikatakan kepadanya: “Bacalah dan naiklah di tingkatan surga dan kamar-kamarnya, lalu dia dalam kondisi naik selama masih membaca atau mentartil”.

Allahu Akbar, Allah Akbar Lailaaha illa Allah Allahu Akbar

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu