Semangat emansipasi dan kepedulian sosial kembali menggema di lingkungan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Jenangan Barat.
Pada Sabtu (11/6/2026), organisasi otonom Muhammadiyah bagi perempuan muda ini sukses menyelenggarakan agenda tahunan bergengsi, Festival Kartini’s Day (FKD) Jilid 14.
Perhelatan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini dipusatkan di Gedung Sulaiman Dahlan, Plalangan, Jenangan, dengan menarik antusiasme tinggi dari 190 peserta yang berasal dari berbagai kalangan remaja putri dan kader penggerak.
Tahun ini, FKD mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman: “Kenali Tubuhmu, Jaga Kesehatanmu: Edukasi Reproduksi Sejak Dini”.
Tema ini dipilih bukan tanpa alasan; minimnya literasi mengenai kesehatan reproduksi seringkali menjadi akar permasalahan kesehatan bagi perempuan di masa depan.
Edukasi Medis dari Perspektif Pakar Untuk memberikan wawasan yang akurat dan berbasis ilmiah, panitia menghadirkan narasumber kompeten, dr. Araafi Hariza Mahandaru, Sp.OG dari Rumah Sakit Aisyiyah Ponorogo.
Dalam sesi materinya, dr. Araafi membedah berbagai mitos dan fakta seputar organ reproduksi. Beliau menekankan bahwa kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi harus dimulai sejak usia muda.
“Kesehatan reproduksi bukan sekadar masalah fisik saat ini, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup perempuan dan generasi masa depan,” tegas dr. Araafi di hadapan para peserta yang menyimak dengan saksama.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Daerah, Acara secara resmi dibuka oleh Ayunda Nova, Ketua Umum Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Ponorogo. Kehadirannya memberikan suntikan semangat bagi kader-kader di tingkat cabang.
Selain itu, Ibu Rohmini, selaku Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Jenangan Barat, turut hadir dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Beliau memuji konsistensi PCNA Jenangan Barat yang mampu mempertahankan tradisi FKD hingga jilid ke-14 dengan inovasi yang selalu segar setiap tahunnya.
Dalam sambutannya yang menyentuh, Ibu Rohmini memberikan pesan moral yang kuat bagi para kader dalam berorganisasi.
“Jangan pernah menyerah jika belum mencoba, karena menyerah bukanlah solusi terbaik dalam berorganisasi. Teruslah berproses dan memberi manfaat bagi umat,” tuturnya.
Inovasi Sosial Peluncuran “Box Toilet Kejujuran” Momen FKD Jilid 14 ini juga menjadi saksi sejarah dengan diluncurkannya program pionir bertajuk “Box Toilet Kejujuran”.
Program ini merupakan langkah konkret PCNA Jenangan Barat dalam mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian praktis dengan pendidikan karakter.
Ada yang berbeda pada gelaran tahun ini. PCNA Jenangan Barat resmi meluncurkan program baru bertajuk “Box Toilet Kejujuran”. Program ini bertujuan untuk:
- Penyediaan Kebutuhan Darurat: Menyediakan kebutuhan sanitasi mendesak seperti tisu, pembalut, sabun, dan masker di area toilet secara mandiri. Hal ini sangat krusial bagi remaja putri yang seringkali menghadapi situasi tidak terduga di tempat umum.
- Membangun Trust-Based Environment: Menciptakan ekosistem lingkungan yang berbasis saling percaya. Peserta yang mengambil barang diharapkan memberikan kontribusi sukarela sesuai ketentuan, yang pada gilirannya akan memupuk karakter jujur dan tanggung jawab.
Sasaran utama dari Kotak Kejujuran ini adalah para remaja putri, dengan harapan dapat menumbuhkan karakter jujur sekaligus kepedulian antar sesama di lingkungan sekitar.
Melalui program ini, PCNA Jenangan Barat berharap dapat mencetak generasi remaja putri yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan sehat secara fisik, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi serta kepedulian sosial terhadap sesama di lingkungan mereka.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments