Kegiatan outbound bagi siswa Kelas IV SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), Gresik, Jawa Timur, di Agro Mulia, Prigen, telah selesai. Para siswa tiba kembali di sekolah pada Sabtu (27/9/2025) pukul 16.40 WIB dan diberikan lembar RTL (Rencana Tindak Lanjut) yang wajib diisi.
Beragam testimoni muncul dari para siswa, mulai dari keseruan permainan yang menarik hingga pujian terhadap suasana perkebunan yang asri dan nyaman.
Tak sedikit yang membagikan pengalaman pertama mereka menginap di luar sekolah tanpa pendampingan orang tua. Para siswa Kelas IV memang baru pertama kali mengikuti kegiatan menginap bersama teman-teman sejenjangnya, sehingga momen ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi mereka.
Berbagai macam permainan dan pembelajaran menyenangkan berlangsung dalam dua sesi.
Pada sesi pertama, Jumat (26/9/2025), siswa diajak bermain adu kekompakan antarkelompok yang dilanjutkan dengan kegiatan explore perkebunan yang ada di Agro Mulia. Siswa kelas IV secara berkelompok diajak untuk menyelesaikan tugas-tugas dan tantangan dari para Trainer terkait tanaman yang ada di perkebunan.
Pada sesi kedua, Sabtu (27/9/2025), kegiatan dikemas dengan berbagai permainan high rope. Para siswa mengikuti beragam aktivitas menantang seperti flying fox, zig-zag bridge, rappelling, wall climbing, serta beberapa permainan tambahan lainnya.
Selama kegiatan berlangsung, para ustaz dan ustazah SDMM bersama tim trainer dari Agro Mulia sigap mendampingi dan membimbing para siswa.
Setelah kegiatan outbound berakhir, para siswa menerima lembar RTL yang akan mereka isi selama 30 hari ke depan di rumah. Lembar tersebut nantinya dapat ditukar dengan sertifikat kelulusan outbound.
Ketua Jenjang Kelas IV, Rika Maharani, S.Pd., berharap kegiatan outbound ini dapat memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa, terutama tentang pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Outbound bukan sekadar formalitas kegiatan tahunan dan bukan pula hanya untuk bersenang-senang tanpa membawa nilai-nilai pembelajaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rika, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa outbound ini juga memfasilitasi siswa belajar secara langsung dari alam maupun lingkungan sekitar.
Lima Sikap yang Diharapkan
Lima sikap yang diharapkan dapat diterapkan siswa melalui RTL outbound adalah: spiritualitas, percaya diri, tanggung jawab, empati dan keterampilan sosial, serta keberanian dan kemandirian.
Setiap sikap dibagi ke dalam beberapa aspek. Misalnya, spiritualitas meliputi salat lima waktu, salat Dhuha, dan Qiyamul Lail. Sementara itu, percaya diri mencakup kemampuan menjawab pertanyaan saat pembelajaran, berani mengemukakan pendapat, serta mengajukan pertanyaan ketika ada hal yang masih membingungkan.
Tanggung jawab mencakup merapikan kamar sendiri, mencuci piring setelah makan, serta belajar rutin di rumah secara mandiri.
Sementara itu, empati dan keterampilan sosial meliputi membuang sampah pada tempatnya, bekerja sama dalam membersihkan peralatan makan, dan menyelesaikan tugas sekolah tepat waktu.
Aspek terakhir, keberanian dan kemandirian, meliputi berani tidur sendiri dan menyiapkan perlengkapan serta buku pelajaran secara mandiri.
Ketua Jenjang Kelas IV, Rika Maharani, S.Pd., menegaskan bahwa, InsyaAllah, melalui kegiatan outbound selama dua hari di Agro Mulia, para siswa telah dilatih dan dibiasakan untuk menerapkan sikap-sikap tersebut.
“Di antaranya, siswa dilatih untuk menyiapkan perlengkapan sekolahnya sendiri, membersihkan sampah serta peralatan makan mereka, dan tidur di barak bersama teman-temannya. Tak hanya itu, kedisiplinan juga diterapkan dalam setiap kegiatan yang telah dijadwalkan,” jelas Rika. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments