Suasana pembukaan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Mastama) 2025 di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) semakin semarak dengan penampilan tim paduan suara yang tampil penuh semangat pada Senin (1/9/2025).
Dengan tema kostum “Nusantara”, penampilan ini berhasil menarik perhatian para peserta sekaligus memperkenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara kepada mahasiswa baru yang hadir dalam acara tersebut.
Lagu-lagu yang dibawakan mencerminkan keragaman budaya sekaligus memperkuat rasa nasionalisme di kalangan mahasiswa baru.
Harmonisasi suara yang berpadu dengan seragam khas berwarna cerah membuat penampilan semakin berkesan. Tidak sedikit mahasiswa baru yang tampak antusias merekam momen ini dengan ponsel mereka, menandakan bahwa paduan suara menjadi salah satu bagian paling ditunggu dalam pembukaan Mastama.
Salah satu anggota tim paduan suara, Alma, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan cukup singkat, yakni hanya sekitar satu minggu dengan jadwal latihan intensif.
“Persiapannya memang cukup mendadak, tetapi berjalan sangat lancar. Teman-teman juga antusias sekali untuk menyambut acara pembukaan Mastama ini,” ujar Alma.
Lebih lanjut, Alma juga menyampaikan rasa bangganya dapat terlibat dalam acara tersebut.
“Saya sangat senang bisa ikut berpartisipasi. Bagi saya, ini bukan sekadar tampil, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi terhadap acara pembukaan sekaligus sarana untuk memperkenalkan UKM Paduan Suara kepada adik-adik mahasiswa baru,” tambahnya dengan penuh semangat.
Kehadiran paduan suara di Mastama 2025 ini bukan hanya memperindah jalannya acara, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat mahasiswa dalam menyongsong tahun akademik baru di Umla.
Penampilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Umla tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam pengembangan minat dan bakat seni.
Dengan menampilkan berbagai lagu bernuansa kebangsaan dan daerah, tim paduan suara berharap dapat menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus mempererat solidaritas di antara mahasiswa baru.
Kehadiran mereka menjadi dorongan agar mahasiswa tidak ragu mengembangkan potensi diri melalui Unit Kegiatan Mahasiswa yang tersedia di kampus.
Penampilan paduan suara juga memperlihatkan bahwa seni dan musik dapat menjadi sarana untuk menyatukan mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Melalui alunan nada dan harmoni, mereka tidak hanya mempersembahkan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan kebersamaan, persaudaraan, dan semangat kebhinekaan.
Dengan semangat yang ditunjukkan, UKM Paduan Suara optimis dapat terus berkembang dan menjadi wadah bagi mahasiswa yang ingin menyalurkan bakat seni serta memperkuat citra positif Umla di masyarakat.
Penampilan ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa baru untuk bergabung dengan berbagai UKM yang ada di kampus. Dengan begitu, mereka tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga pengalaman berharga yang akan membentuk karakter, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan di masa depan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments