Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pagi Penuh Berkah, SD Mumtaz Luncurkan Program Mengaji Inklusi untuk Anak Istimewa

Iklan Landscape Smamda
Pagi Penuh Berkah, SD Mumtaz Luncurkan Program Mengaji Inklusi untuk Anak Istimewa
Kegiatan mengaji inklusi SD Mumtaz. (Bella Swestikasari/PWMU.CO)
pwmu.co -

Udara pagi terasa sejuk di SD Mumtaz. Seusai Salat Dhuha berjamaah, suasana khusyuk tampak di ruang-ruang belajar.

Anak-anak istimewa duduk rapi bersama guru pendamping mereka, melantunkan ayat-ayat suci dalam kegiatan Mengaji Khusus Anak Istimewa.

Program yang dikenal dengan nama Mengaji Inklusi ini mulai dilaksanakan serentak sejak Senin (13/10/2025) untuk seluruh jenjang kelas 1 hingga 6. Kegiatan berlangsung setiap Senin–Kamis pukul 07.30–08.00 WIB di lingkungan sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Taman, Fatchul. Mubarok menyampaikan, kegiatan ini sejatinya telah berjalan sejak setahun lalu, namun kini dijadwalkan khusus di waktu pagi agar anak-anak istimewa lebih fokus dan semangat menghafal al-Quran.

Proses mengaji diawali dengan doa belajar dan murojaah bersama menggunakan metode Tajdied. Misalnya, siswa kelas 4 melakukan murojaah surat an-Naazi‘at ayat 1–46 sebelum memulai pelajaran baru.

Koordinator Guru Pendamping Inklusi (GPI), Ririn Puji Lestari, S.Psi. menuturkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen sekolah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga wali murid.

“Mengaji di pagi hari memang sangat menyenangkan. Selain otak dan pikiran masih segar, insyaAllah banyak keberkahan dan kemudahan yang didapat,” ujarnya.

Tujuan utama program ini, lanjut Ririn, adalah memberikan ruang bagi anak-anak istimewa agar lebih fokus membaca dan menghafal al-Quran dengan bimbingan guru GPI.

Salah satu siswa inklusi, Marwah Aqila Ramadhani dari kelas 4F, tampak sangat bahagia mengikuti kegiatan mengaji.

Ayahnya, AKBP Toni Kasmiri, S.I.K., S.H., M.H., Kapolres Lampung Selatan, turut mengungkapkan rasa syukur atas kemajuan yang dicapai putrinya.

“Sebelum masuk SD Mumtaz, Aqila baru hafal tiga surat pendek: an-Naas, al-Falaq, dan al-Ikhlas. Alhamdulillah, sekarang sudah hafal beberapa surat tambahan seperti al-Lahab, al-Kafirun, al-Fiil, al-Quraisy, at-Tiin, dan an-Naba’ ayat 1–14. Semua ini berkat bimbingan guru GPI Ibu Jia Isma Fityassaludi, S.Pd., dukungan keluarga, dan guru-guru SD Mumtaz,” ujarnya.

Para pendidik anak istimewa di SD Mumtaz menegaskan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam mendampingi anak-anak belajar.

“Menjadi guru anak istimewa memang tidak mudah, tapi insyaallah hadiahnya selangit. Kesabaran dan keikhlasan adalah kunci keberkahan,” ujar salah satu guru GPI.

Program Mengaji Inklusi ini diharapkan mampu menumbuhkan cinta al-Quran dalam diri setiap anak istimewa serta membawa kemajuan bagi pendidikan inklusif di SD Mumtaz.

Teruslah melangkah, Allah akan menyelesaikan. Teruslah berusaha, Allah pasti memudahkan. Teruslah berdoa, Allah akan mengabulkan.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu