Jumat Mubarak,
La Tahzan, janganlah engkau bersedih tanpa pegangan.
Ingatlah, Allah selalu ada di setiap hembusan napasmu; menyaksikan setiap tetes air matamu, mengatur setiap langkahmu, dan tidak pernah meninggalkanmu walau sekejap.
Allah memberi petunjuk:
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ
“Mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Dan (sesungguhnya) shalat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45)
Sebagian orang beranggapan bahwa pahala amal saleh hanya akan dirasakan di akhirat, begitu pula akibat buruk dari dosa hanya akan dirasakan pada hari Kiamat.
Padahal, kenyataannya amal saleh seorang mukmin akan mendatangkan kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat. Begitu pula, perbuatan maksiat akan mendatangkan keburukan di dunia ini maupun di akhirat kelak.
Mari kita renungkan dua firman Allah berikut:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Barangsiapa melakukan amal saleh—baik laki-laki maupun perempuan—dalam keadaan beriman, maka pasti Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik di dunia, dan akan Kami beri balasan di akhirat dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97)
وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ
“Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit di dunia, dan pada hari kiamat nanti Kami akan mengumpulkannya dalam keadaan buta.” (QS. Taha: 124)
Rasulullah saw juga bersabda:
“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahannya sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.” (HR. Bukhari no. 5647, Muslim no. 2572)
“Barangsiapa yang menginginkan dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari no. 5986, Muslim no. 2557)
In syaa Allah, kita termasuk hamba Allah yang rajin beribadah dan ringan tangan dalam beramal saleh, sehingga kelak kita bisa merasakan balasan-Nya di dunia berupa hati yang tenteram dan di akhirat berupa surga.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments