Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pahami Peminatan, Siapkan Masa Depan: Smamita Gelar Konsultasi Intensif dengan Wali Siswa

Iklan Landscape Smamda
Pahami Peminatan, Siapkan Masa Depan: Smamita Gelar Konsultasi Intensif dengan Wali Siswa
pwmu.co -

PWMU.COSMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menggelar kegiatan Konsultasi dan Sosialisasi Kelas Peminatan bagi seluruh wali siswa kelas XI. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Demokrasi lantai 2, Jalan Raya Ketegan No 35 Taman Sepanjang, Sidoarjo, pada Rabu hingga Jumat (30-31/7/2025 sampai 1/8/2025).

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari. Hari pertama diperuntukkan bagi wali siswa kelas XI-1 dan XI-2, hari kedua untuk kelas XI-3 hingga XI-5, dan hari ketiga untuk kelas XI-6 dan XI-7.

Koordinator tim Bimbingan dan Konseling Smamita, Dita Kurnia Sari MPd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas banyaknya pertanyaan dari wali siswa maupun siswa terkait kesesuaian mata pelajaran peminatan dengan rencana studi lanjut dan pilihan karier.

“Setelah kelas peminatan mulai berjalan di awal semester ini, muncul banyak pertanyaan dari wali siswa dan siswa. Umumnya terkait dengan relevansi peminatan terhadap rencana studi lanjut dan masa depan karier mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, sekolah ingin menyamakan persepsi melalui forum diskusi bersama agar wali siswa dapat lebih memahami konsep kelas peminatan.

“Kami juga memberikan informasi mengenai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mulai diberlakukan tahun ini. Dengan pemahaman yang tepat sejak awal, diharapkan wali siswa dapat mendampingi putra-putrinya secara optimal,” tambahnya.

Dita menjelaskan bahwa masih banyak wali siswa dan siswa yang terjebak pada konsep kurikulum lama yang membagi kelas secara ketat menjadi IPA, IPS, atau Bahasa. Padahal dalam Kurikulum Merdeka, peminatan didasarkan pada komposisi lintas mata pelajaran dari ketiga rumpun tersebut.

“Misalnya, dalam satu kelas peminatan bisa terdapat kombinasi mata pelajaran dari rumpun IPA, IPS, dan Bahasa. Siswa tetap mengikuti mata pelajaran umum di kelas tetap (fixed class) seperti Pancasila, Al Islam, dan Seni Budaya. Sedangkan untuk mata pelajaran peminatan, mereka akan berpindah kelas sesuai kelompok (A, B, C, dan seterusnya),” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Lebih lanjut, Dita menyampaikan bahwa TKA akan menjadi sarana pengukur capaian kompetensi siswa. Tes ini mencakup tiga mata pelajaran wajib, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan. Hasil TKA akan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Smamita, Mokhamad Ikhuwan SPd, yang membuka kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara siswa, wali siswa, dan sekolah dalam menentukan pilihan studi lanjutan.

“Kesuksesan siswa dalam menembus PTN sangat ditentukan oleh sinergi antara ketiga pihak. Komunikasi yang terbuka, dukungan moral, dan bimbingan akademik yang terarah menjadi kunci utamanya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa wali siswa berperan penting dalam memahami minat dan potensi anak, serta memberikan dukungan emosional yang stabil selama proses pengambilan keputusan.

“Sekolah hadir dengan layanan bimbingan konseling, informasi jalur masuk PTN seperti SNBP, SNBT, hingga Mandiri, serta pelatihan akademik yang disesuaikan dengan target program studi yang dituju,” jelasnya.

“Dengan kolaborasi erat dan saling mendukung ini, siswa akan lebih percaya diri dalam menentukan pilihan, sekaligus siap secara mental dan akademik dalam menghadapi seleksi masuk PTN. Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam meraih masa depan pendidikan yang gemilang,” pungkas Ikhuwan yang pernah menerima beasiswa ke Jepang. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu