SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) kembali menorehkan inovasi. Untuk pertama kalinya, sekolah ini menyelenggarakan panen hasil belajar Student Project secara virtual, Senin (9/2/2026). Pameran digital tersebut menampilkan karya siswa kelas IX berupa poster dan infografis dengan tema “Ramadan dalam Lensa Sosial Ekonomi.”
Sebanyak 24 poster/infografis digital karya siswa kelas IX A hingga F dipamerkan dalam ruang pameran virtual berbasis 3D. Melalui tautan metastep yang dibagikan guru pengampu, pengunjung dapat masuk ke galeri menggunakan komputer, ponsel, bahkan perangkat VR. Dengan avatar masing-masing, siswa menelusuri ruang pameran dan menikmati karya secara interaktif menggunakan kursor atau kontrol layar.
“Seru, karena punya pengalaman baru dalam metode pembelajaran,” kesan Nikita Helia Ramadhani (9E) mengungkapkan pengalamannya. Ia menyukai poster yang berjudul Tradisi Ngabuburit Saat Ramdhan. “Posternya bagus dengan informasi sangat lengkap,” tambahnya.
Setelah mengunjungi pameran virtual, setiap siswa menuliskan pengalamannya di selembar stiky note. Selanjutnya menempelkan Stiky Note di selembar kertas manila di papan tulis.
Kesan yang senada juga disampaikan Muhamad Yogi Anugrah Pratama (9E). “Mengunjungi pameran virtual via Metateps ini keren dan inovatif. Karena sebelumnya belum pernah seperti ini,” ujarnya. “Metode belajar baru yang membuat belajar menjadi lebih seru dan tidak membosankan,” ungkapnya.
Ustadzah Jamila, MPd, menjelaskan bahwa Student Project adalah kegiatan kokurikuler lintas mata pelajaran. Ia dirancang untuk memperkuat dimensi profil lulusan. Lewat tema ini, siswa diajak menggali lebih dalam pengaruh Ramadan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. “Gagasan mereka kemudian dituangkan dalam bentuk poster atau infografis digital,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Jamila menuturkan bahwa pameran virtual ini memanfaatkan platform metastep (sebelumnya artstep). Pameran sukses diselenggarakan oleh siswa kelas IX Digital Teknology Class Program (DTCP). Yaitu M. Ghaisan Athalah, M. Al Kautsar Afroz, dan Hasnah Aulia Aryang, dengan pembimbing Ustadzah Citra, Koordinator DTCP dan Virtual Class.
“Melalui pameran virtual ini, kami tidak hanya memamerkan karya siswa. Tapi juga menghemat sumber daya dan meminimalkan timbulnya sampah yang biasanya muncul pada pameran fisik,” tambah Jamila.
Pameran Student Project virtual ini adalah ikhtiar Spemdalas terus bergerak adaptif dengan perkembangan teknologi. Sekaligus menanamkan kesadaran sosial, kreativitas, dan kepedulian lingkungan kepada para siswanya. Sebab, pameran yang mengadopsi digital adalah panen karya yang relevan, inspiratif, dan ramah masa depan.





0 Tanggapan
Empty Comments