Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Panggung Para Ahlul Qur’an: Final Sayembara Tahfidz 30 Juz Al Mizan Muhammadiyah Lamongan

Iklan Landscape Smamda
Panggung Para Ahlul Qur’an: Final Sayembara Tahfidz 30 Juz Al Mizan Muhammadiyah Lamongan
pwmu.co -
Peserta saat menjawab pertanyaan dari dewan juri. (Alfain/PWMU.CO)

PWMU.CO – Aroma kesyahduan terasa kental di Masjid Al Mizan, Ahad pagi (8/6/2025). Di tempat suci inilah digelar Final Sayembara Tahfidz 30 Juz yang diinisiasi oleh Pengembang Mutu Pendidikan Non Formal dan Diniyah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan.

Kegiatan istimewa ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan hafalan al-Qur’an, tapi juga menjadi momen sakral bagi keluarga besar Al Mizan, santri, guru, hingga para ustadz dan ustadzah yang menjadikan al-Qur’an sebagai jalan hidup.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Mudir Al Mizan, Anggun Imanto MPd, serta Kepala Pengembang Mutu Pendidikan Non Formal dan Diniyah Ustadz Shoffan Amrullah MPd. Mereka menyaksikan langsung prosesi final yang menampilkan lima finalis terbaik dari seleksi ketat sebelumnya.

Tasmik Lima Juz Sekali Duduk

Proses seleksi peserta dimulai dengan tasmi’ lima juz al-Qur’an dalam sekali duduk. Dari sana, terpilih lima finalis terbaik yang melaju ke babak puncak.

Mereka diuji oleh tiga juri istimewa dari Imam Besar Masjid Namira Syekh Haris Alhafiedz, Syekh Hanif Alhafiedz, dan Syekh Ghofari Sulton Alhafiedz, yang merupakan pengajar dan alumni Al Mizan.

Dalam babak final, para peserta diminta melanjutkan ayat yang dibacakan oleh juri, sebuah metode istimrār (kelanjutan ayat) yang menuntut kecermatan, kefasihan, dan hafalan yang benar-benar melekat.

Finalis terdiri dari dua santri, Seril Reihana dan Ainun Berty Istiyanah Maghfiroh, serta tiga pengajar: Izzah Aulia Afifah, Dina Duwi Indah Sari, dan Maulana Malik Ibrahim.

Santri Al Mizan yang menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada teman dan pengajarnya. (Alfain/PWMU.CO)

Ahlul Qur’an, Keluarga Allah di Bumi

Usai ujian, Syekh Haris menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa para penghafal al-Qur’an adalah bagian dari keluarga Allah di muka bumi.

“Antum semua adalah pionir, orang-orang yang telah menjadi bagian dari Ahlul Qur’an. Allah telah memilih kalian sebagai Ahlullah, keluarga-Nya. Maka tetaplah istiqamah dalam menghafal dan menjaga al-Qur’an,” ucapnya haru.

Ia juga mengajak peserta menjadikan hafalan ini bukan sekadar capaian prestasi, tetapi sebagai bagian dari perjuangan spiritual yang menyatu dalam keseharian.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menuju Generasi Hafizh

Sementara itu, Ustadz Shoffan Amrullah mengungkapkan bahwa final ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal dalam upaya mencetak generasi penghafal al-Qur’an.

“Para finalis hari ini telah menyetorkan lima juz dalam sekali duduk pada pekan lalu. Maka ke depan, kita dorong agar seluruh santri dan ustadz-ustadzah menjadikan tahfidz sebagai rutinitas yang terencana. Untuk pondok reguler target satu tahun satu juz, insya Allah sangat bisa dicapai,” tuturnya memberi semangat.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu secara bijak dan menjadikan para hafizh di lingkungan Al Mizan sebagai sumber motivasi.

Adapun pengumuman juara dan pemberian hadiah akan disampaikan pada momen Akhirusannah yang digelar 14 Juni 2025 mendatang. Hadiah akan diserahkan langsung oleh ayahanda Husnul Aqib, DPRD Provinsi Jatim yang selama ini turut mendorong gerakan tahfidzul Qur’an.

“Kami pastikan seluruh nilai dan hasil ujian dicatat dengan transparan dan kredibel. Ini bukan hanya soal menang, tapi bagaimana semangat menjaga al-Qur’an terus hidup dalam jiwa para santri,” jelas Shoffan.

Sayembara Tahfidz ini menjadi cahaya baru di tengah tantangan zaman. Ia tidak hanya memperkuat ruhul jihad keilmuan para santri, tetapi juga menunjukkan bahwa di balik kesederhanaan, tersembunyi semangat besar untuk menjadi bagian dari generasi Qur’ani.

Dengan metode yang konsisten, dukungan dari para asatidzah, dan lingkungan yang mendukung, Al Mizan terus melahirkan pribadi tangguh yang hafal dan mengamalkan al-Qur’an. Sebab, sebagaimana sabda Nabi, sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya. (*)

Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan

Juri Finalis dari Imam Besar Masjid Namira Lamongan. (Alfain/PWMU.CO)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu