
PWMU.CO – Pengajian Ahad Pagi (PAP) Khoirunnas Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muncar mengusung tema Pentingnya Dakwah Digital, Ahad (22/6/2025).
Hal ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Taufiqur Rohman MPdI saat mengisi pengajian di masjid Darul Hikmah Tembokrejo, Muncar, Banyuwangi yang berlokasi di halaman depan SMP Muhammadiyah 10 Muncar.
Pengajian ini diikuti oleh jamaah masjid setempat serta warga Muhammadiyah Cabang Muncar, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk jamaah laki-laki menempati ruang utama masjid. Sedangkan untuk jamaah perempuan menempati serambi masjid.
Tepat pukul 06.00 WIB, pengajian dimulai. Di awal pengajian, Ketua MPID PDM Banyuwangi itu mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah Swt, karena atas limpahan nikmat-Nya sehingga dapat melaksanakan pengajian ini.
“Sesuai nama masjid ini Darul Hikmah, semoga kita mampu mengambil hikmah dari pengajian ini. Dan pengajian kita kali ini diterima oleh Allah,” ujarnya.
Selanjutnya Taufiqur Rohman membacakan satu ayat dalam Surat Ali Imran 104. Di ayat tersebut Allah menjelaskan kepada orang-orang yang beriman agar ada segolongan umat yang menyeru pada kebaikan, menyuruh kepada kemakrufan, dan mencegah terhadap kemunkaran.
Dengan menjalankan ketiga hal tersebut, harapannya umat Islam menjadi umat yang menang. Tidak hanya di dunia, namun juga kemenangan di akhirat kelak.
Lebih lanjut ia menjelaskan isi dari surat tersebut yang memerintahkan umat Islam agar membentuk suatu golongan atau organisasi yang bertujuan untuk berdakwah amar makruf nahi munkar.
Mubaligh asal Pandan itu mengajak jamaah untuk meningkatkan semangat dakwahnya. Dengan memahami betapa pentingnya dakwah digital di zaman ini. Artinya, warga persyarikatan dan para mubaligh Muhammadiyah perlu mewarnai media sosial dengan konten-konten dakwah Islamiyah.
“Ada banyak manfaat dakwah digital, antara lain, cakupan dakwahnya lebih luas serta audiennya juga lebih banyak,” ulasnya.
Di akhir pengajiannya, Taufiqur Rohman mendoakan jamaah agar amalnya mendapat ridha Allah. Sebelum pulang, jamaah beramah-tamah, sambil menikmati hidangan tradisional yang telah disiapkan oleh panitia. Seperti talas rebus, pisang goreng, dan singkong goreng. Setelah itu mereka kembali ke rumahnya masing-masing. (*)
Penulis Ghulam Bana Islama Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments