Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PAP Uswatun Hasanah PCM Sempu Usung Tema Meraih Hayatun Thayyibah

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Pengajian Ahad Pagi Uswatun Hasanah di masjid Ahmad Dahlan PCM Sempu Banyuwangi (Dikhy/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pengajian Ahad Pagi (PAP) Uswatun Hasanah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sempu, Banyuwangi, mengusung tema Meraih Hayatun Thayyibah, Ahad (25/5/2025).

Tema pengajian ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi. Kegiatan berlangsung di Masjid Ahmad Dahlan, Desa Temuguruh, dan diikuti oleh jamaah masjid setempat serta warga Muhammadiyah Cabang Sempu, baik laki-laki maupun perempuan.

Tepat pukul 06.00 WIB, pengajian dimulai. Di awal ceramahnya, Ketua MPID Banyuwangi mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah Swt. atas nikmat-Nya sehingga dapat menghadiri majelis ilmu ini.

“Semoga PAP kita kali ini membawa keberkahan dan dapat memberikan pencerahan bagi kehidupan kita ke depan,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menjelaskan salah satu hikmah menghadiri pengajian adalah memperoleh sakinah (ketenteraman), sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad Saw. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah Ra.

Ia juga membacakan ayat al-Quran Surat an-Nahl ayat 97. Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa terdapat dua syarat utama untuk meraih hayatun thayyibah, yaitu beriman dan beramal shalih.

Hayatun thayyibah mengandung makna kehidupan yang baik. Artinya, seseorang dapat meraih kebaikan dalam hidupnya, seperti memiliki keluarga sakinah, anak yang shalih, rezeki yang berkah, ibadah yang lancar, kesehatan yang baik, dan kualitas hidup yang baik secara keseluruhan.

Oleh karena itu, seorang muslim harus mengupayakannya. Selain menjadikan keimanan sebagai fondasi utama, ia juga perlu bekerja keras, memberikan pendidikan yang baik kepada anak, serta terus menuntut ilmu—misalnya dengan menghadiri pengajian seperti PAP ini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Di akhir pengajian, Ketua MPID Banyuwangi mengajak jamaah mengamalkan doa setiap selesai salat fardhu:

Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.

Doa ini bermakna permohonan agar dijadikan orang yang senantiasa mengingat Allah, pandai bersyukur, dan mampu memperbaiki ibadah kepada-Nya.

Pengajian berlangsung khidmat. Usai acara, jamaah bergegas menuju serambi masjid untuk beramah-tamah sambil menikmati hidangan sarapan pagi yang telah disiapkan panitia. Beragam menu tersedia, antara lain nasi putih, ayam goreng, tempe, kerupuk, telur asin, dan sayur terong. (*)

Penulis Taufiqur Rohman Editor M Tanwirul Huda

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu