Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Parents Day Kelas 3 SD Mugres Hadirkan Pengalaman Seru Membuat Telur Asin

Iklan Landscape Smamda
Parents Day Kelas 3 SD Mugres Hadirkan Pengalaman Seru Membuat Telur Asin
Murid-murid kelas 3 SD Mugres Kampus A mencoba mengolah telur asin dalam kegiatan Parents Day (Zahara Choirunnisa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A kembali menggelar kegiatan edukatif dan inspiratif melalui agenda Parents Day untuk murid kelas 3. Kegiatan bertajuk “Parents Day Kelas 3 SD Mugres Olah Telur Asin” ini dilaksanakan di Lapangan AR Fakhrudin SD Mugres Kampus A, Rabu (21/01/2026).

Kegiatan Parents Day kelas 3 ini menghadirkan peran aktif orang tua murid sebagai narasumber dan pendamping. Adapun narasumber yang dihadirkan adalah Bunda Devy R., ibunda dari ananda Zayn Kamila Qyana, dan Bunda Muslikah, yang merupakan ibunda Fayra Zia Azzahra. Dengan penuh kesabaran dan semangat, kedua orang tua tersebut membimbing seluruh murid dalam setiap tahapan pembuatan telur asin.

Dalam kegiatan ini, para murid dikenalkan terlebih dahulu dengan berbagai bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat telur asin. Bahan-bahan tersebut meliputi telur bebek mentah, tanah liat, garam, air, serta sekam. Anak-anak tampak antusias saat memegang dan mengenal satu per satu bahan yang sebelumnya terasa asing bagi sebagian dari mereka.

Selanjutnya, semua murid diajak mempraktikkan tahapan pembuatan telur asin secara runtut. Proses dimulai dari mencuci bersih telur bebek mentah hingga benar-benar bersih, kemudian dikeringkan. Setelah itu, telur dilumuri adonan baceman atau marinasi yang terbuat dari campuran tanah liat dan garam dengan tambahan air, menggunakan perbandingan 2:1.

Telur yang telah dilumuri adonan kemudian digulingkan tipis di atas sekam, ditata rapi dalam ember, dan dibiarkan selama minimal 14 hari dalam kondisi lembap agar proses marinasi berjalan sempurna.

Devy R dan Muslikah juga membagikan tips penting agar telur asin yang dihasilkan memiliki tekstur masir dan rasa yang lezat. Di antaranya adalah memastikan lumuran adonan baceman rata dan cukup tebal, menggunakan telur bebek yang masih segar, menjaga perbandingan adonan baceman agar sesuai, serta menjalani proses marinasi minimal 14 hari.

“Tanda telur asin yang berhasil adalah kuning telur yang tampak lebih bulat dan terbentuk ‘manik’, yang menjadi ciri khas telur asin masir,” ungkap Muslikah.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan telur asin bukan tanpa tantangan. Seluruh murid mengaku harus sangat berhati-hati karena telur bebek cukup rentan pecah. Beberapa telur sempat pecah saat proses berlangsung, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat murid. Justru, mereka tetap menikmati setiap tahap dengan wajah ceria dan penuh tawa.

Bintari Eka Permani, S.Pd., selaku koordinator wali kelas 3 SD Mugres Kampus A, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman baru yang sangat bermakna bagi para murid.

“Kegiatan ini merupakan hal baru bagi anak-anak kelas 3. Mereka diajak belajar langsung membuat telur asin. Pengalaman nyata seperti ini tentu lebih berkesan. Bukan hanya belajar prosesnya, tetapi juga belajar melakukan sesuatu dengan penuh cinta, kesabaran, ketelatenan, serta menghargai setiap proses,” ujarnya.

Antusiasme siswa juga terlihat dari berbagai ungkapan yang mereka sampaikan. Seluruh murid kelas 3 sepakat bahwa kegiatan ini seru dan menyenangkan.

“Awalnya aku merasa jijik pegang tanah dan telur bebek, tapi setelah dicoba ternyata seru. Aku tidak sabar mencicipi telur asin buatanku, pasti enak,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu