Jajaran rektiram dan dekan Umsura di panggung Pasar Rakyat EcoFest. Foto: Humas
pwmu.co -
Suasana Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mendadak semarak dan penuh antusiasme saat Pasar Rakyat Ramadan EcoFest digelar dalam rangka Milad ke-42 kampus tersebut, Kamis (5/3/2026).
Ribuan pengunjung tumpah ruah memadati area acara sejak sore hari, berburu aneka produk UMKM, menikmati hiburan religi, hingga menantikan pengumuman hadiah umroh dan tour luar negeri bagi dosen serta tenaga kependidikan berprestasi.
Atmosfer Ramadan pun terasa berbeda. Lebih hidup, lebih hangat, dan penuh kejutan. Pasar Rakyat Ramadan EcoFest dikemas dengan konsep ramah lingkungan yang mengusung semangat “belanja berkah dan cinta bumi.”
Seluruh elemen kampus mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat umum dilibatkan untuk mendukung penguatan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM.
Ribuan orang memadati Pasar Rakyat EcoFest Umsura. Foto: Humas
Sebanyak 54 tenant UMKM dari berbagai sektor turut meramaikan kegiatan ini. Tenant dibagi dalam beberapa zona, antara lain Zona Takjil dan Menu Berkah yang menyediakan makanan dan minuman sehat dengan upaya meminimalkan penggunaan plastik.
Zona UMKM Hijau yang menghadirkan produk kerajinan daur ulang, produk lokal ramah lingkungan, hingga produk kecantikan.
Selain itu, terdapat Zona Inspirasi Ramadan yang menampilkan panggung mini musik religi oleh Sunbeam Band, photobooth bertema “Ramadan Cinta Bumi”, serta photobox keluarga.
Pengunjung juga dapat mengunjungi Zona Hijau yang menjual bibit tanaman, bunga, tanaman herbal Ramadan, hingga pupuk.
Kegiatan ini juga dilengkapi, Zona Berbagi bersama Lazismu untuk layanan zakat, infak, dan sedekah, serta Zona Sponsor yang diisi oleh sejumlah bank mitra kampus seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Jatim.
Rangkaian kegiatan EcoFest diawali dengan agenda Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan Umsura.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan kampus mengumumkan penghargaan bagi dosen dan tenaga kependidikan berprestasi berupa hadiah tour luar negeri hingga ibadah umroh.
Rektor Umsura Prof. Mundakir menjelaskan, program tersebut merupakan tradisi tahunan kampus sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja sivitas akademika.
“Ini adalah agenda tahunan Umsura untuk memberangkatkan dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi. Tahun ini ada 10 dosen dan tendik yang mendapatkan kesempatan berangkat umroh,” ujarnya.
Menurut Mundakir, penghargaan tersebut bukan sekadar hadiah simbolik, melainkan wujud komitmen kampus dalam membangun budaya kerja yang produktif dan berorientasi pada kualitas.
Dia menegaskan, apresiasi diberikan kepada mereka yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam pengembangan institusi.
“Program umroh dan tour luar negeri ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa serta masyarakat. Kami ingin prestasi itu dirayakan, agar semangat berkompetisi secara sehat dan kolaboratif terus tumbuh di lingkungan kampus,” tambahnya.
Pembeli antre membeli takjil untuk berbuka puasa. Foto: Humas
Setelah agenda pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan ngabuburit di Pasar Rakyat EcoFest, mini konser Ramadan oleh Sunbeam Band, kuis Ramadan dengan berbagai doorprize, serta family gathering bersama keluarga besar sivitas akademika.
Pada malam harinya, kegiatan ditutup dengan Tarawih di Masjid Al Khoiry UMSURA yang dilanjutkan tausiyah Ramadan oleh Prof. Sukadiono Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK RI sekaligus ketua PWM Jatim.
Mundakir menambahkan, Pasar Rakyat EcoFest merupakan upaya kampus untuk memperluas manfaat kegiatan Ramadan tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat sekitar.
“Biasanya kajian Ramadan hanya diikuti dosen dan tenaga kependidikan. Tahun ini kami melibatkan keluarga besar sivitas akademika dan masyarakat sekitar sehingga suasananya lebih meriah,” katanya.
Menurutnya, pihak kampus juga membagikan voucher belanja kepada warga sekitar agar mereka dapat turut meramaikan pasar rakyat tersebut.
Meski hanya digelar selama satu hari, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Ke depan, Umsura membuka kemungkinan menjadikan Pasar Rakyat EcoFest sebagai agenda rutin.
“Ini baru pertama kali digelar. Melihat antusiasme masyarakat yang cukup besar, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
0 Tanggapan
Empty Comments