Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pasukan KOSEGU Jatim Amankan Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025

Iklan Landscape Smamda
Pasukan KOSEGU Jatim Amankan Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025
Pasukan KOSEGU Jawa Timur dalam pengamanan Kejuaraan Dunia Tapak Suci 2025, Kamis (31/07/2025) hingga Minggu (03/08/2025). (Anang Doni Irawan)
pwmu.co -

PWMU.CO – Pimpinan Pusat Tapak Suci (PPTS) kembali menggelar Kejuaraan Dunia yang ke 2 di Tahun 2025 dari sebelumnya terlaksana pada 2019.

Kejuaraan Dunia tahun ini terhelat di GOR Pertamina dan Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang pada Kamis-Ahad, 31 Juli-3 Agustus 2025.

Kejuaraan ini menjadi ruang pembinaan prestasi sekaligus penguatan dakwah dan silaturrahim Perguruan hingga ke penjuru dunia.

27 Pimwil dan 24 Perwil

Berawal dengan Kejuaraan Pelajar Nasional, Kejuaraan Dunia ini teramaikan oleh 27 Pimwil (Provinsi) dan 24 Perwil (Negara). Bahkan sebagai tuan rumah Pimwil II Jawa Timur menurunkan 2 tim untuk berlaga diajang tersebut.

Di samping itu, pada Kejuaraan ini juga berlangsung Milad Tapak Suci ke-62. Salah satu elemen yang tak pernah absen dalam mendukung kelancaran kegiatan Tapak suci adalah kehadiran pasukan KOSEGU.

Sejak Kamis sore, para personil KOSEGU sudah bersiaga. Mereka bertugas membantu pengamanan hingga memastikan kejuaraan berjalan dengan tertib. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata semangat pengabdian Pendekar dan Kader dalam mendukung kegiatan perguruan.

“Kejuaraan Dunia Tapak Suci bukan hanya sekadar agenda rutin. Tapi juga menjadi media dakwah dan pembinaan prestasi untuk mengembangkan perguruan ke penjuru dunia” ujar Koordinator KOSEGU Jawa Timur, Kapt. Achmad Hadi Iswanto, P.Ma.

“Kehadiran KOSEGU menjadi bukti bahwa Pendekar dan Kader siap tampil dalam menjaga ketertiban dan kekhidmatan kegiatan-kegiatan perguruan” tambahnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Senada dengan itu, anggota KOSEGU Jawa Timur, Zakarija, menegaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk komitmen untuk selalu berada di garis depan pengabdian terhadap Perguruan dan Persyarikatan.

Dalam melaksanakan tugasnya di Kejurdun tersebut, pasukan KOSEGU terdiri 50 personil. Mereka berasal dari Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, Lamongan, Trenggalek, Sidoarjo, Gresik, Kediri, hingga luar Jawa Timur seperti DKI Jakarta.

Saat pengamanan tamu VVIP acara Milad Tapak Suci ke 62 dan Pembukaan Kejurdun hingga membuat “pagar betis” jalur menuju panggung utama.

Tujuannya untuk menjaga kondusifitas penonton dalam pertandingan, bersikap cepat, tepat, dan tegas terhadap penonton yang tidak kondusif. Seperti protes terhadap keputusan wasit dalam pertandingan berakhir dengan pelemparan botol di gelanggang ketika pertandingan masih berlangsung.

“Bahkan di situasi yang panas akibat ketidakpuasan kontingen yang bereaksi saling lempar botol, KOSEGU dengan sigap naik ke tribun untuk meredam situasi yang panas, dengan pendekatan yang humanis” tambah Muhammad Nasir, Anggota KOSEGU lainnya.

Bahkan salah satu unsur Ketua PPTS sempat tidak boleh masuk gelanggang pertandingan, karena tidak memakai ID CARD” tegasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu