Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pawai SD Mica Menyatukan Semangat Pahlawan dan Jejak Sang Pencerah

Iklan Landscape Smamda
Pawai SD Mica Menyatukan Semangat Pahlawan dan Jejak Sang Pencerah
Pawai murid SD Mica (Foto: Istimewa)
pwmu.co -

Suasana ceria dan gegap gempita meramaikan Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (14/11/2025). SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida (Mica) sukses menggelar pawai yang bukan hanya meriah, tetapi juga kaya makna, menyatukan dua momentum bersejarah bangsa yaitu peringatan Hari Pahlawan 10 November dan Milad ke-113 Muhammadiyah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para siswa SD Mica dalam memberikan dukungan kepada saudara-saudara muslim di Palestina.

Kegiatan ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menunjukkan kecintaan pada tanah air, penghargaan atas perjuangan para tokoh pendiri bangsa dan persyarikatan, serta rasa cinta terhadap sesama muslim di Palestina.

Dengan tema Bergerak Melanjutkan Perjuangan, Membangun Karakter, Memajukan Kesejahteraan, yang menggabungkan patriotisme dan spirit Al-Ma’un, pawai ini menampilkan kreativitas tanpa batas dari para siswa.

Barisan pawai bergerak tertib menyusuri jalan dengan membawa atribut Indonesia dan Palestina yang mewarnai kemeriahan kegiatan.

Kemeriahan Kostum Spesial KH. Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah

Puncak kemeriahan terletak pada penampilan para siswa yang menggunakan kostum dengan memerankan sosok pendiri Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, yaitu KH. Ahmad Dahlan dan Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah).

Siswa yang memerankan KH. Ahmad Dahlan tampil gagah dengan busana berwarna putih dan dilengkapi blangkon atau sorban di kepala, serta beberapa membawa tongkat sebagai simbol kepemimpinan dan keteguhan. Sementara itu, sosok Nyai Walidah cilik tampil anggun dan bersahaja dalam balutan kebaya atau busana putih khas pejuang perempuan.

Kehadiran mereka seolah menghidupkan kembali semangat perjuangan sepasang tokoh pencerah yang meletakkan fondasi pergerakan Islam modern di Indonesia, sekaligus menyiratkan pesan bahwa semangat kepahlawanan tak lekang oleh waktu dan harus terus diwarisi oleh generasi penerus.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Candi, Pristiandi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kami ingin anak-anak tidak hanya menghafal tanggal-tanggal penting, tetapi juga meneladani jiwa kepahlawanan dan semangat perubahan yang dibawa oleh K.H. Ahmad Dahlan. Milad ke-113 ini harus menjadi momentum untuk terus bergerak memajukan kesejahteraan bangsa, sejalan dengan tema besar Milad Muhammadiyah tahun ini,” ujarnya.

Pesan Kolaboratif Sejarah dan Pendidikan

Pawai ini menunjukkan sinergi yang harmonis antara peringatan Hari Pahlawan yang berfokus pada perjuangan fisik merebut kemerdekaan dengan Milad Muhammadiyah yang menekankan perjuangan nonfisik melalui pendidikan, kesehatan, dan amal usaha.

Kostum KH. Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah menjadi jembatan narasi yang menghubungkan peran pahlawan kemerdekaan dengan pahlawan peradaban yang berjuang melalui jalur keilmuan dan sosial.

Wali murid kelas 1 yang menyaksikan pawai pun menyambut antusias hal ini.

“Anak saya jadi lebih paham bahwa pahlawan itu beragam. Tidak hanya yang di medan perang, tetapi juga yang berjuang dengan pena dan amal untuk mencerdaskan bangsa. Ini pelajaran sejarah yang sangat berkesan,” katanya.

Dengan demikian, melalui kegiatan pawai ini, SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi yang cerdas secara akademik, kuat karakter, dan memiliki semangat juang tinggi.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu