Pimpinan Cabang Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PC IGABA) Wilayah Kerja 1 sukses menggelar pertemuan rutin dan pembinaan oleh Koordinator Bidang (Korbit) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bojonegoro.
Kegiatan bertema “Meningkatkan Soliditas dan Kompetensi Guru Aisyiyah dalam Pendidikan yang Berkualitas” ini berlangsung di TK ABA Pajeng, Kecamatan Gondang, Sabtu (15/11/2025).
Sebanyak 65 pendidik PAUD Aisyiyah dari lima kecamatan—Bojonegoro, Gondang, Kalitidu, Padangan, dan Kedewan—mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan, Mars Aisyiyah, dan Mars IGABA, kemudian sambutan-sambutan.
Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Gondang, As Sitik, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada peserta yang hadir dan memohon maaf jika terdapat kekurangan penyambutan.
Ia mengingatkan tiga manfaat silaturahmi, yaitu memperpanjang umur, memperluas rezeki, dan menambah saudara. Ia juga menekankan bahwa pendidik adalah teladan bagi anak didik dan masyarakat, termasuk dalam berpakaian, bertutur kata, dan berperilaku.
As Sitik mengajak peserta meneladani empat sifat Rasulullah:
- Siddiq: jujur dalam perkataan dan perbuatan.
- Amanah: dapat dipercaya dan bertanggung jawab.
- Tabligh: mampu menyampaikan pesan dengan jelas.
- Fathanah: cerdas dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Ia juga mengingatkan tiga ciri orang munafik: berdusta, mengingkari janji, dan berkhianat.
“Setelah salat, bacalah doa agar kita dijauhkan dari sifat munafik,” pesannya mengutip Surah Ali Imran ayat 38.
Ketua PD IGABA Bojonegoro, Dwi Anjarwati, S.Pd., mengapresiasi kerja sama seluruh pihak sehingga kegiatan berjalan sukses. Ia menjelaskan bahwa pertemuan rutin diagendakan dua bulan sekali dengan materi menyesuaikan kebutuhan wilayah kerja.
Ia juga menyampaikan informasi terkait Pertemuan IGABA Akbar yang akan digelar bersamaan dengan Baitul Arqam pada (21-22/12/2025), serta Hari Ber-IGABA setiap tanggal 10 dengan penggunaan seragam nasional dan mengikuti Zoom dari Pimpinan Pusat IGABA.
“Mari tingkatkan kompetensi guru Aisyiyah melalui program Pimpinan Wilayah dan Pusat. Ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat,” ujarnya.

Ketua Pauddasmen PDA Bojonegoro, Nurul Qomariyah, S.Pd., memaparkan tiga tujuan kegiatan:
- Membangun kemandirian organisasi, agar IGABA menjadi wadah yang kuat bagi guru PAUD.
- Meningkatkan profesionalisme guru, melalui pelatihan dan lomba untuk menghadapi tantangan pendidikan.
- Meningkatkan kualitas PAUD Aisyiyah, guna mencetak generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Ia juga menyampaikan poin materi dari Milad IGABA ke-28 di Malang oleh Prof. Dr. Wahyudi Siswanto, M.Pd., yaitu:
- Menjadi guru yang lebih baik setiap hari dan mengajar dengan hati
- Manajemen waktu ala Rasulullah: fokus 100 persen pada setiap peran.
- Berpikir positif dan bekerja dengan ikhlas.
“Semua yang dilakukan dengan keikhlasan akan dimudahkan dan diberi pahala berlipat ganda,” ujarnya.
Korbit PDA Bojonegoro, St. Nurhidayati, M.Pd., menegaskan bahwa guru Aisyiyah memiliki peran besar dalam membentuk generasi berakhlak mulia. Karena itu, soliditas dan kerja sama antarguru sangat diperlukan.
Ia memberikan beberapa pengingat, antara lain:
- Guru ABA harus berbeda dalam kebiasaan baik, misalnya makan dengan tangan kanan.
- Guru Aisyiyah dianjurkan memakai rok dalam kegiatan pertemuan.
“Sekecil apa pun, kalau kita keluar rumah pasti ada ilmu yang kita dapat. Kuncinya ikhlas,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan cara membangun soliditas: komunikasi efektif, kerja sama tim yang solid, dan saling menghargai. Sementara peningkatan kompetensi dilakukan melalui pelatihan, pemanfaatan teknologi, serta evaluasi dan refleksi diri.
“Pendidikan berkualitas dapat dicapai melalui kurikulum relevan, metode pembelajaran efektif, dan penilaian yang adil,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.


0 Tanggapan
Empty Comments