Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dukuh Pakis menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat secara holistik dengan menyelenggarakan pelatihan Screening Kesehatan Jiwa Dasar. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS) pada Sabtu (11/10/2025), bertempat di Balai RW 07, Kelurahan Gunung Sari, Surabaya.
Pelatihan diikuti sekitar 60 peserta, terdiri atas Kader Surabaya Hebat (KSH) dan Anggota Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Gunung Sari. Fokus kegiatan ini adalah membekali para kader dengan kemampuan mendeteksi dini gejala masalah kesehatan mental di lingkungan keluarga maupun komunitas sekitar.
Ketua PCA Dukuh Pakis, Wahyu Kusumajanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah proaktif Aisyiyah dalam mendukung program kesehatan Pemerintah Kota Surabaya.
“Kami ingin memastikan gerakan menuju Surabaya Sehat Jiwa dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Kader Aisyiyah dan KSH adalah ujung tombak yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan pelatihan ini, mereka tidak hanya fokus pada kesehatan fisik dan gizi, tetapi juga mampu mendeteksi serta memberikan pertolongan awal bagi anggota keluarga atau tetangga yang mengalami tekanan emosional sebelum terlambat,” ujar Wahyu Kusumajanti.
Sebagai narasumber utama, hadir Uswatun Hasanah, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., Spesialis Keperawatan Jiwa dari Universitas Muhammadiyah Surabaya. Ia menekankan pentingnya peran kader dalam Community Mental Health Nursing (CMHN).
“Kami melatih kader menjadi first responder dalam isu kesehatan mental. Materinya sederhana—mengenali perubahan perilaku, tanda-tanda depresi atau kecemasan, serta teknik komunikasi empatik. Dengan kemampuan ini, mereka bisa memilah mana kasus yang cukup ditangani lewat dukungan sosial, dan mana yang perlu segera dirujuk ke Puskesmas atau layanan kesehatan profesional,” jelas Uswatun Hasanah.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kelurahan Gunung Sari. Lurah Gunung Sari, Siti Salmah, A.Md., S.H., memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini.
“Pelatihan yang diinisiasi PCA Dukuh Pakis merupakan bentuk sinergi yang kami harapkan. Kesehatan jiwa adalah pilar penting dalam program Surabaya Hebat. Dengan kader terlatih, kami memiliki jaringan sosial yang kuat untuk memantau kesejahteraan mental warga secara berkelanjutan. Ini bukti bahwa Aisyiyah bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga penggerak utama kesehatan masyarakat,” ungkap Siti Salmah.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara PCA Dukuh Pakis, PRA Gunung Sari, dan KSH untuk menjadikan screening kesehatan jiwa sebagai agenda rutin dalam kegiatan Posyandu dan kunjungan keluarga.





0 Tanggapan
Empty Comments