
PWMU.CO – Sebanyak 100 anggota Aisyiyah Kebomas mengikuti Pengajian Jumat Siang yang digelar di Rumah Tahfidz Aisyiyah Giri, Jumat (27/6/2025).
Pengajian ini menghadirkan pemateri Dr Noor Amirudin SPdI MPdI, Kaprodi PAI Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Ia membawakan materi bertema Kiat Sukses Mendidik Anak.
Mengawali kajian, Dr Amir menyampaikan bahwa hari itu bertepatan dengan 1 Muharam 1447 H, bulan yang dimuliakan Allah SWT. “Perbanyaklah amal kebaikan,” ajaknya.
Ia menjelaskan bahwa dalam Islam, kesuksesan dilihat dari dua aspek: proses dan hasil. Ia lalu menguraikan empat kategori sukses dalam perspektif Islam:
- Proses benar, hasil memuaskan (contoh: Nabi Muhammad SAW).
- Proses benar, hasil belum memuaskan (contoh: Nabi Nuh dan anaknya Kan’an).
- Proses tidak benar, hasil memuaskan (contoh: Azar, ayah Nabi Ibrahim).
- Proses tidak benar, hasil tidak memuaskan.

Dr Amir kemudian menguraikan tiga prinsip utama dalam mendidik anak:
- Usaha maksimal, hasil ditentukan Allah.
- Selalu optimis, jangan pesimis.
- Semua ada tahapannya.
Ia mengutip hadis dari HR Abu Dawud:
“Suruhlah anak kalian salat saat berusia tujuh tahun, dan pukullah jika meninggalkannya di usia sepuluh. Pisahkan tempat tidur mereka.”
Amir juga menyampaikan nasihat Luqman kepada anaknya, yaitu:
- Jauhi syirik.
- Berbakti kepada orang tua.
- Setiap amal akan dibalas Allah.
- Dirikan salat, amar makruf nahi mungkar, dan bersabar atas ujian.
- Ajarkan adab.
- Bersikap rendah hati (tawaduk).
Ia juga memaparkan beberapa kiat agar anak mandiri, mampu bersosialisasi, mencintai ilmu, memiliki daya nalar, taat syariat, serta tips mendidik dengan hukuman yang tepat.
“Keteladanan adalah kunci pendidikan,” tegas Amir, seraya mengutip QS Al-Ahzab ayat 21 yang menyebut Rasulullah sebagai teladan terbaik.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Dr Amir mendoakan agar para peserta mampu mendidik anak-anak yang saleh dan salehah.
Penulis Eli Syarifah Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun






0 Tanggapan
Empty Comments