Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCA Laren Gelar Corp Mubalighat Aisyiyah Perdana

Iklan Landscape Smamda
PCA Laren Gelar Corp Mubalighat Aisyiyah Perdana
pwmu.co -
Kegiatan CMA (Rumikah/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Cabang Aisyiyah Laren (PCA), Laren, Lamongan menggelar Corp Mubalighat Aisyiyah (CMA) perdana yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Laren, Kabupaten Lamongan, pada Senin (7/7/2025).

Kegiatan perdana ini dihadiri oleh lima orang dari Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan, yang dikoordinatori oleh Diyana Mufidati SAg SPd.

Hadir pula Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Laren, Drs Ahmad Umar, serta PCA Laren sebanyak 35 orang yang dipimpin oleh Nur Hidayati SPd.

Selain itu, sebanyak 52 orang utusan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

CMA Cabang Laren, yang diketuai oleh Nisruhah SPd, mengadakan rangkaian acara sebagai berikut:

1. Pembukaan oleh Ulfah Zubaidati SPd.

2. Pembacaan ayat suci al-Quran oleh Arifah SPd.

3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Nur Imamah SPd.

4. Pengajian Iftitah oleh Drs Ahmad Umar.

5. Sambutan, disampaikan oleh Ketua Corp Mubalighat Laren, Nisruhah SPd dan Ketua PCA Laren sekaligus membuka acara secara resmi oleh Nur Hidayati SPd.

6. Doa yang dipimpin oleh Siti Mazidah SPd.

7. Penutup

    Sementara itu, dalam pengajian Iftitah, Ketua PCM Laren, Drs Ahmad Umar menyampaikan bahwa beberapa hal penting di antaranya mengenai Gedung Dakwah yang tergolong monumental karena memiliki karakteristik bangunan yang berbeda dari bangunan lain.

    Ia juga menyampaikan bahwa Proses pembangunannya dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus selesai. Meskipun sederhana, tetap memberikan kesan istimewa, bukan mewah, melainkan ‘mepet sawah’.

    “PCM Laren telah mengadakan program Pengobatan dan Khitanan Massal Gratis yang dilaksanakan di Rumah Sakit Pratama, Desa Keduyung, Kecamatan Laren,” tuturnya.

    Iklan Landscape UM SURABAYA

    Selain itu, ia mengapresiasi kegiatan Aisyiyah yang menggelar Pelatihan Mubalighat.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dakwah adalah tanggung jawab seluruh umat, bukan hanya tugas para Nabi. Sebagai manusia biasa, kita juga memiliki kewajiban untuk berdakwah, sebagaimana Lukmanul Hakim dalam al-Quran yang mengajak anak-anaknya untuk mendirikan shalat.

    Umar juga menegaskan bahwa Berdakwah, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Riyadhus Shalihin, berarti menyampaikan atau mengajak kepada kebaikan. Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa “Barang siapa yang mengajak kepada kebaikan, lalu kebaikan itu dilaksanakan, maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang melakukannya, tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.”

    Selain itu, ia juga berpesan agar jangan sekali-kali meninggalkan medan dakwah.

    “Jangan sekali-kali meninggalkan medan dakwah, sebagaimana kisah Nabi Yunus yang pada waktu itu dilarang oleh Allah untuk meninggalkan kaumnya. Namun, Nabi Yunus tetap pergi meninggalkan kampung halamannya. Dalam perjalanannya, kapal yang ditumpanginya kelebihan muatan, sehingga ia terlempar ke laut dan akhirnya ditelan oleh seekor ikan besar. Untungnya, Nabi Yunus adalah seorang musabbih dan ahli dzikir, sehingga akhirnya diselamatkan oleh Allah. Dzikir tersebut terkenal berbunyi Laa ilaaha illa Anta, Subhaanaka inni kuntu minaz-zhaalimin,” ucapnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia, Nisrukhah SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa CMA Laren merupakan lembaga yang baru lahir namun langsung bergerak cepat mengadakan kegiatan. Padahal, Surat Keputusan (SK) pembentukannya baru diterbitkan pada 9 Juni 2025.

    Nisrukhah mengatakan bahwa Mubalighat berasal dari bahasa Arab yang berarti orang yang menyampaikan atau menyiarkan ajaran Islam. Istilah mubalighat merupakan bentuk feminin dari mubaligh, yang merujuk pada perempuan yang bertugas sebagai pendakwah.

    “Tujuan Pelatihan Mubalighat di antaranya Peningkatan Pemahaman Agama Islam di kalangan Masyarakat dan Pengangkatan Kualitas Mubalighat atau Peningkatan Peran Aisyiyah dalam Dakwah,” tegasnya.

    Ia juga menjelaskan mengenai metode atau teknik pelaksanaan yang meliputi materi, diskusi, dan praktik. Realisasi Program Kerja CMA berapa pelatihan mubalighat dan evaluasi dan pelaporan oleh CMA kepada PCA.

    Selain itu, Bu Nis, sapaan akrab Nisrukhah, juga menyampaikan bahwa penggalangan dana dimulai dari PRA Brangsi dan terus berkembang hingga mendapat dukungan dari donatur lain yang tidak mengikat, dengan total dana terkumpul sebesar Rp9.905.000.

    Dana tersebut menurutnya digunakan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan yang dirancang berlangsung secara kontinu dan berkesinambungan selama satu tahun, pungkasnya. (*)

    Penulis Rumikah Editor Ni’matul Faizah

    Iklan Landscape Unmuh Jember

    Baca Lainnya

    Iklan pmb sbda 2025 26

    0 Tanggapan

    Empty Comments

    Search
    Menu