Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCIM Jepang Diresmikan, PP Muhammadiyah Dorong Diaspora Bangun Peradaban

Iklan Landscape Smamda
PCIM Jepang Diresmikan, PP Muhammadiyah Dorong Diaspora Bangun Peradaban
pwmu.co -
Penyerahan cinderamata pada momentum pengukuhan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.COPimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Safari dakwah ke Jepang. Agenda ini menjadi momentum strategis penguatan organisasi dan dakwah global Muhammadiyah.

Salah satunya adalah agenda Pengukuhan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang. Pengukuhan ini dilaksanakan bersamaan dengan Sosialisasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bagi diaspora Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang.

Acara yang digelar di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka, Sabtu (28/6/2025) ini mengusung tema “Menebar Kebaikan Islam Berkemajuan untuk Semua.” Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh diaspora dari berbagai penjuru Jepang, mulai dari Hokkaido, Aisawa, Fukuoka, Narita, Tokyo, Chiba, Sizuoka, Kanazawa, hingga Kobe.

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang (Ziyad/PWMU.CO)

Rombongan safari dakwah ini dipimpin oleh KH Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umroh (LPHU) Dr Muhammad Ziyad MA.

Acara pengukuhan PCIM Jepang berlangsung khidmat. Para perwakilan dari komunitas Muhammadiyah di Jepang menyatakan kesiapan mereka untuk mengelola organisasi secara dan menjalankan program-program dakwah di negeri matahari terbit.

Sementara itu, dalam sesi sosialisasi, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperkenalkan mekanisme pengelolaan dana haji, wakaf, dan potensi kontribusi diaspora dalam pembangunan ekonomi umat.

Penyerahan simbolik dukungan pembangunan Masjid Ash-Shalihin, Yokohama (Istimewa/PWMU.CO)

Safari dakwah ini juga berlanjut ke Yokohama. Pada Ahad (29/6/2025), rombongan menyapa Komunitas Muslim Indonesia (KMI) di kawasan Midori Ward Kirigaoka, Yokohama. Bersama warga Muslim migran asal Indonesia, Kyai Saad mengisi pengajian dan silaturrahim hangat di ruang komunitas yang biasa digunakan untuk shalat Jumat dan kegiatan keislaman anak-anak.

Menurut Arif, Ketua Komunitas Muslim dan penggagas pembangunan Masjid Ash-Sholihin, ada sekitar 800 warga Muslim Indonesia yang aktif di komunitas tersebut, dari total estimasi 2.000 WNI di Yokohama. Saat ini, mereka tengah membangun masjid tiga lantai di atas lahan seluas 400 meter persegi senilai Rp 7 miliar.

“Alhamdulillah, saat ini sudah dalam tahap pondasi dan pemasangan cakar ayam. Kami membuka ruang partisipasi dari umat Islam Indonesia, khususnya warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Dokumentasi agenda silaturahim di Masjid Ash-Shalihin (Istimewa/PWMU.CO)

Dalam kesempatan itu, PP Muhammadiyah melalui LPHU turut menyerahkan bantuan simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan masjid tersebut.

Safari dakwah ini menjadi tonggak penting kiprah global Muhammadiyah dalam membangun jejaring diaspora, memperkuat peran PCIM sebagai simpul dakwah internasional, serta menghadirkan solusi konkret dalam pengembangan ekonomi dan spiritual umat Islam di luar negeri.

Semoga semangat “Islam Berkemajuan” terus menebar cahaya dari bumi Nusantara hingga ke ujung-ujung dunia, termasuk di tanah Nippon yang kini menjadi ladang dakwah baru Muhammadiyah. (*)

Penulis M Tanwirul Huda Editor Azrohal Hasan

KH Saad Ibrahim dan Dr Muhammad Ziyad MA bersama rombongan LPHU serta PCIM Jepang sedang meninjau pembangunan Masjid (Istimewa/PWMU.CO)
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu