
PWMU.CO – Setiap lembaga pendidikan Muhammadiyah harus menjaga integritas sebagai bagian dari satu kesatuan perguruan. Hal ini penting agar keberadaan dan kualitasnya dikenali serta dipercaya oleh masyarakat.
Pesan di atas disampaikan oleh Slamet SAg SPd, Koordinator Bidang Pendidikan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kanor Bojonegoro dalam kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Selasa (1/7/2025).
Kegiatan yang digelar Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kanor Bojonegoro itu bertempat di aula MA Muhammadiyah 3 Kanor. Acara ini dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga administrasi dari Perguruan Muhammadiyah Simbatan Kanor, serta diikuti pula oleh Ketua PCM Kanor Salamun dan Ketua Komite Perguruan Muhammadiyah Simbatan, Joko Santoso.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kanor Drs Ahmad Zainul Arifin MPdI, menyampaikan bahwa pada era digitalisasi ini, guru harus istiqamah dan tetap semangat. “Istiqamah akan menumbuhkan sikap sabar dan ulet, sementara semangat akan melahirkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran,” ujarnya.

Menurutnya, guru dituntut untuk sabar menghadapi dinamika siswa dan ulet sebagai problem solver dalam menghadapi berbagai kesulitan belajar. “Guru juga perlu berpikir inovatif dan bersikap kreatif. Menemukan hal baru, mengolah yang ada menjadi menarik, agar pembelajaran menjadi hidup dan bermakna,” tambahnya.
Ia mencontohkan dengan ilustrasi musik: “Not solmisasi jumlah dan nadanya tetap, tapi di tangan musisi berbeda akan lahir lagu yang berbeda pula. Begitu pula tangan seorang arranger bisa menggubah lagu lama menjadi tampilan baru dengan gaya, warna, dan genre yang berbeda.”
Sementara itu, Joko Santoso dalam penutupan acara menyampaikan pentingnya komunikasi antara guru dan wali murid agar tidak terbatas pada urusan formal semata. “Hubungan yang baik antara guru dan wali murid akan sangat membantu pendidikan karakter siswa,” pesannya.
Ia juga berharap lembaga pendidikan Muhammadiyah membekali siswa dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat. “Kemampuan semacam ini menjadi nilai plus yang membedakan lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan yang lain,” imbuhnya.
Menutup sesi ramah tamah, Kepala MA Muhammadiyah 3 Kanor, Ustadz Muzamil, menyebut pertemuan kali ini sangat strategis sebagai bekal menghadapi review kurikulum yang akan digelar pada Selasa, 8 Juli 2025. Kepala MTs Muhammadiyah 7 Kanor, Ustadzah Ulfi Hidayatul Asti, juga menyampaikan bahwa review kurikulum MTs Muhammadiyah 7 akan dilaksanakan pada Rabu, 2 Juli 2025. (*)
Penulis Aza Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments