Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCM Ngawi Kota Satukan Guru dan Karyawan AUM dalam Kajian Ramadan

Iklan Landscape Smamda
PCM Ngawi Kota Satukan Guru dan Karyawan AUM dalam Kajian Ramadan
Ketua PDM Ngawi, Suhardi, M.Pd. dan Ketua PCM Ngawi Kota, Widodo, S.Pd. saat memberi sambutan (Ridho/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana Aula AR Fachruddin SD Muhammadiyah 1 Ngawi tampak berbeda pada Jumat sore (13/3/2026).

Lebih kurang 250 guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Ngawi berkumpul dalam balutan ukhuwah yang kental.

Bukan sekadar pengajian rutin, Kajian Ramadan 1447 H oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngawi Kota ini menjadi ajang refleksi sekaligus konsolidasi hati.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Ketua PDM Ngawi, Suhardi, M.Pd.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada rasa memiliki para pejuangnya.

Momen ini juga ditandai dengan penyerahan bingkisan Lebaran secara simbolis sebagai apresiasi tulus persyarikatan kepada para pendidik.

Jangan dilihat dari nilainya, tapi pandanglah ini sebagai wujud cinta dan penghargaan. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus memajukan lembaga dan mencintai persyarikatan dengan sepenuh hati,” ujar Suhardi yang disambut tepuk tangan hangat peserta.

“Jangan dilihat dari nilainya, tapi pandanglah ini sebagai wujud cinta dan penghargaan…..,” ujar Ketua PDM Ngawi, Suhardi, M.Pd. (Ridho/PWMU.CO)

Kejutan menarik muncul saat Ketua PCM Ngawi Kota, Widodo, S.Pd., ketika naik ke podium.

Alih-alih memberikan ceramah satu arah, ia justru mengajak seluruh peserta melakukan “aksi digital”.

Ruangan seketika riuh saat Widodo meminta para guru membuka ponsel mereka.

Bukan untuk berswafoto, melainkan untuk menjawab tiga pertanyaan reflektif langsung di grup WhatsApp sekolah masing-masing:

Persoalan apa yang masih ada di sekolah?

Apa yang harus diperbaiki?

Serta langkah nyata apa yang akan dilakukan sebagai solusi?

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Instruksi ini memicu diskusi seru di meja-meja peserta.

Suasana menjadi interaktif; ada yang tampak serius berpikir, ada pula yang berdiskusi kecil dengan rekan sejawat.

“Kami ingin guru tidak hanya mengajar, tapi memiliki kepekaan terhadap rumah kedua mereka,” tegas Widodo.

Menutup Hari dengan Kebersamaan

Salah satu peserta, Edi Triyono, guru SMA Muhammadiyah 1 Ngawi, mengaku terkesan dengan format acara tahun ini.

Menurutnya, forum ini sangat krusial untuk memangkas jarak antara pimpinan dan akar rumput.

“Sangat positif. Kami merasa didengar, dihargai, dan diberi ruang untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan dari sekolah lain,” ungkapnya.

Kegiatan pun mencapai puncaknya saat azan Magrib berkumandang.

Setelah salat berjamaah, seluruh peserta duduk melingkar menikmati hidangan buka puasa dalam suasana kekeluargaan yang cair.

Senyum merekah di wajah para guru saat mereka pulang membawa bingkisan Lebaran—sebuah kado kecil yang membawa semangat besar untuk terus berkhidmat di jalur dakwah pendidikan Muhammadiyah.

Melalui kegiatan ini, PCM Ngawi Kota berhasil membuktikan bahwa Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar, melainkan bulan untuk memperkuat ikatan dan mempertajam visi kemajuan bersama.***

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡