
PWMU.CO — Meski berada di tingkat cabang, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Kecamatan Nglegok tetap terampil menunjukkan eksistensinya melalui berbagai ide kreatif, Sabtu (7/9/2024).
Pada kajian rutin ini dimulai dengan membaca al-Quran bersama dan dilanjutkan dengan kajian bertema Perempuan Berdaya, Ekonomi Sejahtera. Kajian ini disampaikan oleh salah satu pengurus Aisyiyah Kecamatan Nglegok.
Dalam kajian tersebut, seluruh anggota diberikan pengetahuan mengenai konsep kesetaraan perempuan dalam Islam.
Selain itu, mereka diajak untuk memahami bagaimana perempuan dapat berkarya dengan potensi yang dimilikinya.
Selepas kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi rutin mengenai program kerja yang akan dilaksanakan.
Pada kesempatan tersebut, Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan yang dipimpin oleh Ayunda Indah Ratna menggagas sebuah program unik bertajuk Sedekah Sampah.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemasukan kas PCNA sekaligus melatih seluruh anggota agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan.
“Kita mulai dari kegiatan sederhana terlebih dahulu. Saya yakin teman-teman semua pasti memiliki sampah di rumah. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan sampah tersebut menjadi sesuatu yang bermakna.
Teman-teman cukup memilah sampah plastik yang ada di rumah. Kemudian, dijual kepada pengepul rosok untuk ditukarkan dengan rupiah. Meski seribu atau dua ribu tidak masalah.
Kita tidak berorientasi pada hasil, tapi anggaplah ini sebagai bentuk kepedulian kita pada lingkungan dan upaya memberikan pemasukan kepada organisasi, meski sedikit,” terang Indah Ratna dalam paparannya.
Seluruh anggota PCNA menyambut baik ide yang disampaikan oleh Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan. Kegiatan ini disepakati untuk segera dilaksanakan pada bulan September ini.
Selain mendapatkan respon positif dari seluruh anggota PCNA, perwakilan pengurus Aisyiyah yang hadir untuk mengisi kajian juga turut mengapresiasi ide kreatif ini. Hal ini karena jarang sekali ada gerakan anak-anak muda yang peduli terhadap sampah.
Menurut Ketua PCNA Nglegok, program ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan, tetapi juga sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran anggota PCNA tentang pentingnya daur ulang dan pemanfaatan kembali barang-barang bekas.
“Melalui program ini, kami berharap teman-teman anggota PCNA Nglegok dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan kreativitas untuk menghidupi PCNA Nglegok,” ungkapnya.
Sejak diluncurkan, program Sedekah Sampah mendapat respon positif dari seluruh anggota. Oleh karena itu, program ini disepakati menjadi program kerja jangka panjang dalam periode kepemimpinan ini.
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi organisasi dan pengepul, terutama bagi para pengelola bank sampah dan pengrajin yang memanfaatkan barang bekas tersebut.
Ke depan, PCNA Nglegok berencana memperluas jangkauan program ini dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan lembaga untuk berpartisipasi.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, PCNA Nglegok yakin bahwa program Sedekah Sampah ini akan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan organisasi yang berkelanjutan dan mandiri.
Penulis Fathin Najla Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments