Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PD Aisyiyah Batu Gelar Tasyakuran Khataman Putaran Ke-3

Iklan Landscape Smamda
PD Aisyiyah Batu Gelar Tasyakuran Khataman Putaran Ke-3
pwmu.co -
Tasyakuran khataman al quran PD Aisyiyah Kota Batu. (Istimewa/PWMU.CO)
Tasyakuran khataman al quran PD Aisyiyah Kota Batu. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Majelis Tabligh dan Keterjihan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PD Aisyiyah) Kota Batu bersama Komunitas OWOJ (One Week One Juz) Malang Raya menggelar Tasyakuran Khataman Al-Quran putaran ke-3 pada Ahad (01/06/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Azhar, Dusun Gerdu, Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan ini mengangkat tema “Mengapa Kita Harus Kembali pada Al-Qur’an?” dan dihadiri oleh para admin serta anggota OWOJ Kota Batu dari wilayah 1 hingga 4.

Ketua Komunitas OWOJ Malang Raya, Bunda Sri Nuryati, membuka acara dengan motivasi kepada para peserta untuk terus istiqomah dalam mencintai al Quran. Ia memperkenalkan jargon OWOJ “5T” yang terdiri dari: Tilawah (membaca), Terjemah (memahami makna), Tadabur (merenungi), Terfahamkan (menyampaikan kepada orang lain), dan Teramalkan. Jargon tersebut disampaikan secara kreatif melalui senam “Salam 5T” yang dipraktikkan bersama para peserta.

“Ini adalah jalan meraih cinta Allah, cinta Rasulullah, dan tiket ke surga,” tegas Sri.

Ia juga membagikan formula hijrah spiritual: “Dipaksa → Terpaksa → Bisa → Terbiasa → Luar Biasa”, yang disambut semangat yel-yel “Makjleb! Insyaa Allah! Allaahuakbar!”

Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Batu, Nurul Wahida Himarawati, turut memberikan sambutan dan apresiasi kepada ibu-ibu OWOJ yang dinilai penuh dedikasi dalam belajar dan mengamalkan al Quran.

“Semangat dan ketekunan Anda semua adalah inspirasi bagi kita semua,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hari itu sekaligus menjadi momentum penyerahan SK BIKKSA dan CMA sebagai upaya penguatan program cinta al Quran.

Pentingnya Membaca Al Quran

Tasyakuran khataman al quran PD Aisyiyah Kota Batu. (Istimewa/PWMU.CO)
Tasyakuran khataman al quran PD Aisyiyah Kota Batu. (Istimewa/PWMU.CO)

Dalam tausyiyahnya, Luqman menyampaikan pentingnya membaca al Quran dengan haqqo tilawah—membaca dengan benar, memahami, menghayati, dan mengamalkan. Ia mengutip QS. Al-Baqarah: 121 dan menjelaskan tiga alasan utama mengapa umat Islam harus terus berinteraksi dengan al Quran: sebagai penguat iman (QS. Al-Anfal: 4), sebagai identitas umat Muhammad (QS. Al-Ahzab: 21), dan sebagai petunjuk hidup (QS. Al-Baqarah: 185).

Ia juga mengingatkan tentang tiga golongan manusia dalam menyikapi al Quran: mereka yang beriman dan konsisten menjalankan 5T, golongan munafik yang enggan belajar, serta golongan yang menjauh dan menolak diajak pada kebaikan.

“al Quran bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk diinstal dalam diri—di mulut, di otak, dan di hati,” pesan Luqman.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbaiki bacaan (tahsin), memahami terjemah, mentadaburi ayat, dan mengamalkannya dalam kehidupan. Acara ditutup dengan semangat komitmen bersama untuk terus menjadikan al Quran sebagai sahabat sejati dan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Penulis Anna Astuti Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu