Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi dan membangun kerja sama antarlembaga keguruan.
Audiensi berlangsung di Kantor PGRI Kabupaten Bojonegoro yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Sumbang. Rombongan PD IGABA Bojonegoro yang terdiri atas 10 orang pimpinan disambut hangat oleh Ketua PGRI Kabupaten Bojonegoro, Khuzaini, M.Pd, beserta jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Khuzaini, M.Pd menyampaikan apresiasi atas kunjungan PD IGABA Bojonegoro. Ia menegaskan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi pendidik memiliki komitmen untuk mendampingi dan memperjuangkan kepentingan guru tanpa membedakan latar belakang organisasi.
“PGRI bergerak di bidang pendidik. Apabila ada kendala dalam hal apa pun yang berkaitan dengan nasib guru, baik itu kesejahteraan, perlindungan profesi, maupun pengembangan kompetensi, bisa dikomunikasikan dengan PGRI. Insyaallah akan kami bantu,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antarlembaga keguruan sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, termasuk kebijakan pendidikan dan tuntutan profesionalisme guru.
Sementara itu, Ketua PD IGABA Kabupaten Bojonegoro, Dwi Anjarwati, S.Pd, menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan upaya membangun hubungan kelembagaan yang lebih kuat dan produktif. Ia berharap audiensi tersebut dapat membuka ruang kolaborasi yang berkelanjutan antara IGABA dan PGRI.
“IGABA siap berkolaborasi dan bersinergi dengan PGRI demi peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, khususnya guru Aisyiyah Bustanul Athfal. Kami percaya bahwa kerja bersama akan memberikan dampak yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan,” tuturnya.
Dwi Anjarwati juga menambahkan bahwa guru-guru PAUD dan Bustanul Athfal membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik dalam aspek peningkatan kompetensi maupun advokasi profesi.
Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan komunikasi antara PD IGABA Bojonegoro dan PGRI Kabupaten Bojonegoro. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi antarlembaga keguruan merupakan kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan.
Dengan terjalinnya silaturahmi ini, diharapkan tercipta sinergi nyata dalam berbagai program pengembangan guru serta upaya bersama memperjuangkan kesejahteraan pendidik di Kabupaten Bojonegoro. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments