Sebanyak 53 peserta dari 32 cabang Aisyiyah se-Surabaya mengikuti Pelatihan dan Koordinasi Tim Media Aisyiyah yang digelar di Aula Din Syamsudin, Gedung Musdipat Pucang Surabaya, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan dibuka pukul 09.00 WIB oleh Sekretaris PDA Surabaya, Dra. Hj. Shohifah, M.Pd.I., dan menghadirkan tiga materi digital dalam satu rangkaian pelatihan.
Materi pertama tentang penggunaan Google Sheet disampaikan oleh Yayuk Tri Herawati, S.Pd., dari PDA Surabaya. Sesi berikutnya diisi oleh praktisi media, Ali Masduki—jurnalis dan Divisi SDM Persatuan Fotografi Indonesia (PFI)—yang membawakan pelatihan fotografi jurnalistik. Pelatihan ditutup dengan materi jurnalistik digital oleh Yudo Panuluh, S.E., Sekretaris Redaksi klikmu.com.
Dalam sambutannya, Shohifah menegaskan pentingnya penguatan literasi digital di lingkungan Aisyiyah.
“Di era serba digital, kader Aisyiyah tidak boleh tertinggal. Sekecil apa pun kegiatan harus digaungkan keluar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa konsistensi publikasi dari seluruh cabang telah membawa PDA Surabaya masuk dalam jajaran lima besar nasional sebagai PDA dengan aktivitas organisasi paling dinamis.
Pentingnya Pendataan Aset Muhammadiyah
Shohifah turut menyoroti pentingnya pendataan aset Muhammadiyah Surabaya yang tersebar di berbagai cabang, mulai dari sekolah, masjid, hingga aset wakaf. Untuk mempercepat penyusunan data, pelatihan Google Sheet dinilai menjadi langkah strategis.
“Dengan sistem digital, setiap cabang bisa memperbarui data secara cepat, seragam, dan terpusat. Ini akan memperkuat perencanaan dan pengelolaan aset ke depan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut diamini oleh Ketua PDA Surabaya, Hj. Alifah Hikmawati, S.Th.I., yang menekankan bahwa kerapian data menjadi dasar pengembangan dan pemanfaatan aset secara profesional.
Pelatihan Google Sheet berjalan interaktif dengan banyak peserta aktif bertanya hingga melewati waktu yang dijadwalkan. Selain sesi materi, kegiatan juga diramaikan bazar UMKM Cabang yang menampilkan aneka produk kuliner dan atribut persyarikatan.
Salah satu peserta bazar dari PCM Krembangan, Rina, mengungkapkan apresiasinya.
“Aisyiyah selalu memberi ruang bagi UMKM cabang untuk tampil. Ini sangat membantu meningkatkan ekonomi keluarga dan memperkenalkan potensi UMKM masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ditutup pada sore hari dan diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh cabang dalam pengelolaan informasi, publikasi digital, serta tata kelola data aset Aisyiyah Surabaya. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments