
Foto Bersama dalam Workshop Alur Layanan Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Kabupaten Bojonegoro, Senin (26/05/2025). (Dina Ariani/PWMU.CO).
PWMU.CO – Tim Inklusi PD ‘Aisyiyah Bojonegoro melaksanakan kegiatan Workshop Alur Layanan Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Kabupaten Bojonegoro. Adapun kegiatan itu berlangsung pada Senin (26/05/2025) di Creative Room Lt 6 Gedung Pemkab Bojonegoro.
Lebih lanjut, kegiatan ini terhadiri oleh OPD yang terkait dengan isu, pemerintah desa yang menjadi naungan program inklusi PD ‘Aisyiyah Bojonegoro, serta OMS.
Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan alur layanan Pencegahan dan penanganan Perkawinan Anak di daerah.
Selain itu, juga supaya adanya sinergi multi pihak untuk meningkatkan pelayanan pencegahan dan penanganan perkawinan anak. Serta, adanya tindak lanjut pengembangan layanan Pencegahan dan penanganan Perkawinan Anak di komunitas.
Kegiatan terbuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Nelly Asnifati dari PWA Jawa Timur.
“Pertemuan kali ini adalah pertemuan yang diadakan untuk membahas tidak lanjut dari strada yang telah terumuskan dan lokakarya yang telah terlaksana, supaya nantinya strada ini tidak hanya menjadi dokumen” jelasnya.
Acara berlanjut dengan sambutan Kepala Bappeda yang diwakilkan dan tersampaikan langsung oleh Yuseriza Anugerah Leksana STP MM.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa workshop hari ini adalah langkah konkrit. Harapannya kegiatan ini tidak hanya sekadar diskusi, namun juga bisa menjadi langkah nyata dan jelas.
Beliau juga menegaskan bahwa Bappeda mengajak seluruh sektor dan elemen masyarakat untuk berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak.
Acara berlanjut dengan diskusi yang dipimpin oleh Ibu Endah Setiyorini selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan metode diskusi kelompok.
Dalam sesi diskusi ini, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi, kemudian menerima tanggapan dan saran oleh kelompok yang lain.
Penulis Dina Ariani, Editor Danar Trivasya Fikri





0 Tanggapan
Empty Comments