PWMU.CO – Rombongan PDA dan PDM Kabupaten Pasuruan berangkat dari Bangil menuju Yogyakarta, Rabu (27/08/2028), untuk mengikuti Private Screening Film Dokumenter Nyai Walidah.
Rombongan terpimpin langsung oleh Ketua PDA Kabupaten Pasuruan Hj Ifani SPd dan Ketua PDM Kabupaten Pasuruan H Achmad Samsoni SAg MPd.
Menurut Bu Ifani, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa mereka mendapatkan undangan dari Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Pusat Aisyiyah.
Mereka mengikuti acara Bedah Buku dan Private Screening Film Dokumenter Siti Walidah di Amphiteater Museum Muhammadiyah Komplek Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Jalankan Tugas Persyarikatan
Ust Samsoni, sapaan akrabnya, dalam arahannya ketika perjalanan menyatakan tujuan keberangkatan itu. “Kehadiran kita untuk memperkuat langkah kita dalam menjalankan tugas dalam persyarikatan Muhammadiyah. Semoga diberi kelancaran dan selalu dalam lindungan Allah SWT” tuturnya.
Ketua LBSO PPA, Widiyastusti SS MHum, mengundang PDA dan PDM Kabupaten Pasuruan, sebab Pasuruan termasuk lokasi riset dan suting film dokumenter Siti Walidah.
Turut hadir tim LBSO dan crew film hadir di Bangil dan Tosari wilayah Kabupaten Pasuruan pada tanggal 10-13 Mei 2025. Juga dari wilayah Batur yang juga masuk dalam wilayah dakwah Siti Walidah.
Bu Wid, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa Film ini berdasarkan fakta sejarah, dokumen, data dan cerita masyarakat yang mengakar kuat.
Menurutnya, film ini akan mengenalkan sosok Siti Walidah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dan akan diikutsertakan di Festival-festival film di luar negeri, agar lebih dikenal oleh masyarakat internasional yang merupakan program internasionalisasi Aisyiyah.
Perempuan yang juga menjadi eksekutif produser pada film Dokumenter Siti Walidah ini menyampaikan pesan dalam film ini. Menurutnya, film ini mengajarkan kepada para perempuan untuk tidak menjadi perempuan yang kerdil, tapi jadilah Srikandi.
“Semoga semangat dakwah dan perjuangan Siti Walidah berkembang di seluruh wilayah sampai H-1 hari akhir. Amin” harapnya.
Kerja sama Berbagai Pihak
Yusron Fuadi, Sang Sutradara, menyampaikan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas kepercayaannya membuat film penting ini.
“Saya kira saya sudah bikin film, tujuannya biar tidak disuruh ngomong. Eh malah disuruh ngomong” canda Bang Yos, sapaan akrabnya, yang tersambut tawa para hadirin.
Heni Sisaantari produser film ini mengungkapkan bahwa film ini adalah wujud dari bentuk kerjasama yang baik dari semua fihak yang terlibat.
Ia mengaku mendapatkan sambutan yang baik ketika tim riset dan film hadir di Pasuruan dan Batur, dan menjumpai banyak hal-hal menarik selama di sana.
Perempuan yang selalu energik ini menambahkan bahwa film ini menunjukkan bahwa betapa perjuangan Siti Walidah yang luar biasa. Dan harus tersebarluaskan kepada masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri.
Dan terimaksih kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, LPDB, dan juga Pimpinan Pusat Aisyiyah dan Pimpinan Pusat Aisyiyah yang mendukung Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) PPA sehingga bisa menyelesaikan film ini.






0 Tanggapan
Empty Comments