
PWMU.CO – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Batu menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan UMKM Aisyiyah yang bertempat di Hall Kaliwatu Rafting, Bumiaji, pada Senin (12/05/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Berdampak bagi Keluarga dan Bangsa” dan diikuti oleh sekitar 30 pelaku UMKM binaan Aisyiyah Kota Batu.
Kegiatan diawali dengan pembukaan acara, pembacaan ayat suci al-Quran, serta sambutan dari Ketua PDA Kota Batu, Ibu Nurul Wahidah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk UMKM Aisyiyah. Produk yang dihasilkan para peserta sangat beragam, mulai dari yoghurt, kue kering, katering, hingga bunga potong.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Ridha Agusta Susandra ST (General Manager Bank Mandiri dan Pembina UMKM Kota Batu sekaligus Wakil Wali Kota Batu), serta Dr Wahono MT (Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM sekaligus CEO PT Moto Doro).
Pada sesi materi pertama, Ridha Agusta Susandra memaparkan materi bertajuk “Strategi Membangun Kemitraan untuk Meningkatkan UMKM Kreatif”. Beliau menekankan bahwa UMKM kreatif memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian dan menciptakan lapangan kerja. Namun, tantangan yang dihadapi cukup kompleks, seperti akses terhadap pasar, teknologi, dan sumber daya.
Tantangan dalam aspek kemitraan teknologi antara lain adalah perkembangan teknologi yang cepat, ketergantungan pada infrastruktur, integrasi sistem yang berbeda, serta isu keamanan data dan privasi. Sementara itu, tantangan dalam hal sumber daya manusia meliputi perbedaan budaya organisasi, pembagian tanggung jawab, motivasi karyawan, serta kesenjangan kompetensi.
Menurut Ridha, kemitraan strategis dapat memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Akses Pasar yang lebih luas;
- Teknologi dan Sumber Daya yang mendukung peningkatan kualitas;
- Peningkatan Kapasitas SDM melalui pelatihan; dan
- Inovasi yang mendorong kreativitas produk.
“UMKM perlu membangun kemitraan secara strategis dengan cara mengidentifikasi mitra potensial, menganalisis kebutuhan, menyusun proposal, serta mengelola komunikasi dan kerja sama secara efektif,” tegasnya.
Sesi kedua disampaikan oleh Dr Wahono MT yang membawakan materi “Sukses Memulai Toko Online – Strategi Praktis untuk Pemula”. Beliau menyoroti pentingnya transformasi digital dalam dunia usaha, terutama dengan semakin luasnya pasar online.
Dr Wahono menjelaskan bahwa berjualan secara daring menawarkan banyak keunggulan, seperti jangkauan pasar yang lebih luas, biaya operasional yang lebih rendah, fleksibilitas waktu dan tempat, serta kebiasaan masyarakat yang sudah terbiasa bertransaksi secara online.
Beberapa langkah praktis yang perlu dilakukan untuk memulai toko online antara lain:
- Menentukan produk yang akan dijual;
- Melakukan riset pasar;
- Membuat platform penjualan (baik di marketplace maupun platform sendiri);
- Membangun brand yang menarik;
- Menyediakan foto dan deskripsi produk secara jelas;
- Mengatur harga dan strategi promosi;
- Memaksimalkan pelayanan pelanggan.
Ia juga menambahkan pentingnya konsistensi dalam memposting dan memperbarui produk sebagai kunci keberhasilan dalam dunia digital marketing.
Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Para peserta tampak antusias dan mendapatkan wawasan baru terkait pengembangan usaha mereka. Diharapkan melalui kegiatan ini, UMKM Aisyiyah Kota Batu semakin berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan keluarga serta pembangunan ekonomi masyarakat.
Penulis Khoen Eka dan Risalatul M Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun





0 Tanggapan
Empty Comments