
PWMU.CO – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I selama dua hari, yaitu secara daring pada Kamis (29/5/2025) dan luring pada Ahad (1/6/2025), bertempat di Gedung Serbaguna Masjid Asy-Syifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Kegiatan ini mengusung tema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Lamongan Berkeadilan.
Sebanyak 170 peserta hadir sebagai perwakilan cabang, masing-masing lima orang dari setiap Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Lamongan. Hadir pula Pimpinan Harian dan Badan Pembantu Pimpinan (BPP) PDA Lamongan, serta undangan dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMMawati), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPMawati), dan Tim Pengembang yang turut membersamai pelaksanaan musyawarah.
Agenda Daring Bahas Program Unggulan Cabang
Pelaksanaan Musypimda I secara daring diikuti oleh Pimpinan Harian Cabang beserta BPP atau Ketua Majelis. Agenda via Zoom dibuka dengan paparan Ketua PDA Lamongan mengenai berbagai prestasi membanggakan yang diraih selama tiga tahun terakhir, termasuk peresmian pendirian 16 Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) baru.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan program prioritas dan unggulan yang telah terlaksana dari 27 PCA. Setiap cabang diberi waktu lima menit untuk menyampaikan program mereka. Di antara program-program tersebut terdapat Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga (GETAPAK), Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA), bank sampah, pelatihan perawatan jenazah, kajian tematik, serta program-program dari majelis dan lembaga lainnya. Ini menandakan dinamika cabang Aisyiyah hidup dan berkembang dengan semangat tinggi.

Agenda Luring Bahas Pelaksanaan dan Rencana Program Majelis-Lembaga
Musypimda secara luring diawali dengan pra-acara “Sarasehan Akses Penguatan Kearifan Lokal” yang merupakan program dari anggota DPRD Jawa Timur Drs H Husnul Aqib MM, yang ditujukan bagi warga Persyarikatan Muhammadiyah Lamongan.
Acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan Musypimda I yang dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan. Dalam amanahnya, Drs H Shodikin MPd menuturkan konsep musyawarah sebagaimana QS Ali ‘Imran ayat 159. Bahwa musyawarah yang baik didasari oleh hati yang lembut, saling memaafkan, bermusyawarah dengan penuh tanggung jawab, dan bertawakal dalam menjalankan hasil musyawarah, karena Allah Swt mencintai orang-orang yang bertawakal.
Setelah istirahat untuk shalat Dzuhur, kegiatan dilanjutkan dengan sidang komisi, pleno, dan rekomendasi. Sidang komisi dibagi dalam lima kelompok, yaitu:
- Komisi A: Keorganisasian dan Ekonomi
- Komisi B: Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) serta Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS)
- Komisi C: Majelis Kesehatan (MKes) dan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB)
- Komisi D: Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) serta Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO)
- Komisi E: Majelis Pendidikan Kader (MPK) dan Majelis Hukum dan HAM (MHH)

Semua peserta aktif mengikuti persidangan sehingga menghasilkan rumusan langkah-langkah strategis Aisyiyah dalam mengembangkan amal usaha dan dakwah organisasi.
Menutup Musypimda, Ketua PDA Lamongan Diyana Mufidati mengajak warga Aisyiyah untuk memperkuat persatuan dan kekuatan dalam menuntaskan semua program yang telah disepakati.
“Niatkan ber-Aisyiyah lillah. Untuk Aisyiyah kita berjalan, untuk Aisyiyah kita melakukan, untuk Aisyiyah semakin jaya,” ujarnya. (*)
Penulis Isro’im Maghfiroh Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments