Pembukaan Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) 1 PDA Lamongan. (Yuli/PWMU.CO)
PWMU.CO – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) 1 pada Kamis (29/5/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid: daring dan luring, dengan mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Lamongan Berkeadilan.”
Sebanyak 27 Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Lamongan mengikuti kegiatan ini secara daring dari titik kumpul masing-masing di wilayah mereka.
Sementara jajaran PDA Lamongan mengikuti acara dari Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan.
Musypimda 1 ini dibuka dengan agenda dinamika cabang, di mana masing-masing PCA menyampaikan program unggulannya secara virtual. Selanjutnya, sidang komisi dan sidang pleno akan digelar secara luring pada Ahad, 1 Juni 2025.
Arah Gerak Strategis
Dalam pidato iftitahnya, Ketua PDA Lamongan Diyana Mufidati SAg menyampaikan bahwa tema Musypimda merupakan panggilan moral sekaligus arah gerak strategis bagi seluruh kader ‘Aisyiyah.
Ia mengutip Qs An-Nahl ayat 90 sebagai landasan moral perjuangan:
“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”
Menurut Diyana, nilai keadilan harus menjadi fondasi dalam setiap langkah organisasi, baik dalam pelayanan sosial, dakwah, pendidikan, maupun pemberdayaan perempuan.
“Keadilan itu seperti keseimbangan yang simetris. Jika pohon dipangkas secara tidak proporsional, maka ia akan kehilangan keseimbangan dan mudah tumbang,” ujarnya.
Berkeadilan, lanjut Diyana, berarti memberikan hak kepada yang berhak dan menunaikan kewajiban secara bertanggung jawab. Dalam konteks gerakan perempuan, keadilan harus menciptakan ruang aktualisasi yang setara dan mendukung kepemimpinan perempuan yang visioner.
Konsolidasi dan Refleksi
Untuk menjawab tantangan zaman, PDA Lamongan terus mendorong pembinaan berkelanjutan melalui kajian pimpinan dan pelatihan kepemimpinan.
Musypimda menjadi ruang konsolidasi, refleksi, sekaligus penyusunan strategi agar gerakan ‘Aisyiyah tetap relevan dan membumi tanpa kehilangan akar nilai.
Musypimda 1 ini diharapkan menjadi forum evaluasi program sekaligus penguatan sinergi antar PCA dalam membangun Lamongan yang berkeadilan, berkemajuan, dan berperadaban. (*)
Penulis Yuli Widdi Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan
0 Tanggapan
Empty Comments