Udara hangat Kota Jember pada Sabtu pagi (21/2/2026) menyambut kedatangan rombongan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan yang menghadiri Kajian Ramadan 1447 H Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Kegiatan bertema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan” tersebut digelar Sabtu–Ahad (21–22/2/2026).
Rombongan dipimpin langsung Ketua PDA Lamongan, Diyana Mufidati S.Ag., S.Pd. Mereka menempuh perjalanan sejauh 245 kilometer menggunakan mobil operasional PDA, berangkat pukul 04.45 WIB dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Perjalanan tersebut dikemudikan oleh Mas Anshori.
Turut serta tujuh personalia Pimpinan Harian (Pimha) PDA Lamongan, yakni Diyana Mufidati (Ketua), Mardheyah (Wakil Ketua), Uswatun Chasanah (Wakil Ketua), Yuli Widdiyati (Wakil Ketua), Nur Nadhiroh (Sekretaris), Lilik Rachmah (Wakil Sekretaris), serta Zumrotun Nisa’ (Penasihat) yang mewakili Bendahara.
Setibanya di Jember setelah kurang lebih lima jam perjalanan, rombongan singgah di Masjid Jamik Baitul Amin di Jalan Sultan Agung untuk beristirahat, bersih diri, dan berganti seragam. Selanjutnya, mereka menuju lokasi acara di Gedung Zaenuri, Universitas Muhammadiyah Jember.
Diyana mengungkapkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan, terlebih salah satu pematerinya adalah Rachmawati Husein, Pimpinan Pusat Aisyiyah yang membidangi LLHPB (Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana).
“Tema yang diangkat sangat menarik. Selain itu, setiap bersilaturahmi dengan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah selalu ada tambahan ilmu dan wawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, materi tentang ekoteologi dan kekhalifahan menjadi pembekalan penting bagi warga Muhammadiyah untuk semakin peduli terhadap kelestarian bumi, khususnya persoalan kerusakan lingkungan dan sampah plastik. Rachmawati juga mengingatkan pentingnya memahami aspek kerawanan bencana sebelum mendirikan bangunan, agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.
Dalam kesempatan tersebut, Diyana juga mengaku bangga atas produktivitas kader Muhammadiyah Jawa Timur. Sebanyak 24 buku karya kader diluncurkan, dengan 17 penulis tampil di atas panggung memperkenalkan karyanya. Para hadirin memberikan apresiasi dengan tepuk tangan meriah.
Kebanggaan rombongan PDA Lamongan semakin lengkap ketika setiap peserta Kajian Ramadan 1447 H mendapatkan suvenir buku berjudul Sejarah Muhammadiyah Jawa Timur 2000–2025. Momentum ini menjadi penguat semangat dakwah sekaligus peneguh komitmen berkhidmat bagi umat dan lingkungan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments