Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmen dalam memberdayakan perempuan dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pelatihan bertema Pembuatan Sabun Kertas Antiseptik Berbahan Dasar Limbah Cangkang Telur Ayam, Senin (17/11/2025).
Kegiatan ini diikuti 30 peserta alumni Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) dan berlangsung di lantai 3 Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo.
Pelatihan bertujuan memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis terkait inovasi produk ramah lingkungan. Limbah cangkang telur ayam yang selama ini kurang dimanfaatkan diolah menjadi bahan antibakteri alami untuk sabun kertas antiseptik yang bernilai guna tinggi.
Dalam sambutannya, Sekretaris Prodi S1 Farmasi UMS, apt. Fuad Muzzaky, S.Farm., mengungkapkan rasa senangnya dapat bertemu dengan ibu-ibu Aisyiyah yang telah memiliki banyak keterampilan. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan.
Korbid Majelis Ekonomi PDA Sidoarjo, Djumiati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen langka yang perlu diikuti secara serius hingga tuntas. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat dipraktikkan di tempat masing-masing dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Bahkan saat pemateri, Apt. Annisa Kartika Sari, S.Farm., M.Farm., asisten ahli dosen Ilmu Farmasi UMS, belum selesai memaparkan materi, para peserta sudah berebut mengajukan pertanyaan.
Pelatihan ini merupakan kegiatan kedua Majelis Ekonomi PDA Sidoarjo sebagai mitra pengabdian masyarakat Prodi Farmasi UMS. Sebelumnya, kegiatan serupa berupa pelatihan pembuatan yoghurt juga telah dilaksanakan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan alumni SWA dapat menambah wawasan dan segera mempraktikkan keterampilan yang diperoleh agar memiliki nilai ekonomi. Cangkang telur yang selama ini hanya dibuang kini menjadi bahan inovatif yang mudah didapat dan berpotensi menumbuhkan wirausaha baru yang jeli membaca peluang bisnis.
Selain membantu mengurangi limbah rumah tangga, sabun kertas antiseptik juga memiliki nilai jual tinggi serta praktis dibawa ke mana saja sebagai produk higienis.
PDA Sidoarjo berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mengembangkan usaha berbasis ramah lingkungan sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan. UMKM binaan diharapkan mampu menghasilkan produk inovatif, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah berkelanjutan. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments