
PWMU.CO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulungagung resmi memberangkatkan rombongan Marda Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk mengikuti Apel Akbar Kokam 2025 yang diselenggarakan di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, Ahad (20/7/2025).
Pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Ketua PDM Tulungagung, Arif Sujono Pribadi, didampingi jajaran Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tulungagung dan unsur Kokam setempat. Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi pemberangkatan yang berlangsung di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Tulungagung.
Dalam arahannya, Arif Sujono Pribadi menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesiapan para anggota Kokam yang akan mengikuti Apel Akbar tingkat nasional. Menurutnya, keikutsertaan Kokam Tulungagung merupakan bentuk nyata komitmen terhadap gerakan dakwah dan penguatan ideologi kebangsaan.
“Kokam adalah garda terdepan yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga tangguh secara ideologis. Apel Akbar ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari konsolidasi nasional untuk menyatukan langkah, memperkuat barisan, dan meneguhkan komitmen perjuangan Muhammadiyah dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya di hadapan puluhan peserta.
Tunjukkan Karakter Militan dan Santun
Arif juga berpesan agar seluruh peserta menunjukkan karakter Kokam yang militan namun tetap santun selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Yogyakarta. Ia berharap para peserta dapat menjadi duta yang membawa nama baik Muhammadiyah Tulungagung.
“Tunjukkan bahwa Kokam Tulungagung adalah pasukan yang disiplin, berakhlak, dan siap menjadi teladan di mana pun berada,” pesannya.
Rombongan Kokam Tulungagung diberangkatkan menggunakan dua armada bus dengan total peserta lebih dari 80 orang, yang terdiri dari unsur Kokam, PDPM, serta relawan medis dan logistik. Sebelumnya, seluruh peserta telah mengikuti rangkaian pembekalan dan latihan fisik guna mempersiapkan diri menghadapi agenda nasional tersebut.
Menyambung Semangat Satya Haprabu
Sementara itu, Komandan Kokam Tulungagung, Broto Yudho, menjelaskan bahwa tema Apel Akbar Kokam 2025 kali ini adalah Satya Haprabu: Untuk Indonesia Maju. Tema ini, menurutnya, mencerminkan tekad Kokam untuk senantiasa setia pada nilai-nilai kebangsaan dan dakwah amar ma’ruf nahi munkar di tengah tantangan zaman.
“Satya Haprabu adalah spirit pengabdian kepada Allah dan bangsa. Kokam hadir untuk mengokohkan persatuan, membantu masyarakat, dan menjaga nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” terang Broto.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PD Muhammadiyah dan seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan ini, baik secara moral maupun material. “Semoga ini menjadi amal jariyah dan mempererat ukhuwah kita semua dalam dakwah berjamaah,” ujarnya.
Meriahkan Apel Akbar Nasional
Apel Akbar Kokam 2025 merupakan agenda nasional yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Kegiatan ini akan diikuti oleh ribuan anggota Kokam dari seluruh penjuru Indonesia. Selain apel, acara ini juga diramaikan dengan parade budaya, pameran UMKM, bakti sosial, serta orasi kebangsaan dari sejumlah tokoh nasional.
Panitia pelaksana menyebutkan bahwa Apel Akbar ini menjadi bagian dari konsolidasi besar dalam menyongsong satu abad Pemuda Muhammadiyah. Selain memperkuat barisan internal, kegiatan ini juga bertujuan menunjukkan eksistensi Kokam sebagai pasukan yang tidak hanya tangguh dalam menghadapi kebencanaan, tetapi juga aktif dalam kerja-kerja kemasyarakatan dan kebangsaan.
Harapan dan Doa dari Tanah Tulungagung
Prosesi pemberangkatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Saifuddin, salah satu tokoh Muhammadiyah Tulungagung. Dalam doanya, ia memohon keselamatan, keberkahan, dan kekuatan lahir batin bagi seluruh peserta.
“Semoga rombongan Kokam Tulungagung diberi perlindungan oleh Allah SWT selama perjalanan dan mampu membawa manfaat besar sepulang dari Apel Akbar,” ucapnya penuh haru.
Dengan semangat jihad intelektual dan spiritual, rombongan pun bergerak menuju Sleman, membawa nama besar Muhammadiyah Tulungagung dan meneguhkan peran Kokam sebagai penjaga nilai dan pemersatu umat. (*)
Penulis Muhammad Khoirun Nizam Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments