Departemen Pengabdian Masyarakat Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) UPN Veteran Jawa Timur kembali menggelar kegiatan sosial tahunan bertajuk Industrial Empowerment (IEM) 2025.
Acara tersebut berlangsung pada Minggu (7/9/2025) di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Rungkut, Surabaya.
Kegiatan rutin mahasiswa Teknik Industri ini menyasar anak-anak panti asuhan di sekitar kampus. Tahun ini, LKSA Muhammadiyah Rungkut dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena letaknya yang strategis sekaligus dikenal aktif dalam mengembangkan potensi anak-anak asuhnya.
Setibanya di panti, para mahasiswa disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak asuh. Setibanya di panti asuhan, para mahasiswa disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak asuh.
Kehangatan sambutan tersebut membuat suasana menjadi akrab dan penuh kekeluargaan. Para mahasiswa tampak berbaur dengan anak-anak, sekaligus menunjukkan kepedulian serta semangat kebersamaan dalam kegiatan sosial yang digelar.
Ketua HMTI, Moch Mauludin Akbar, menyampaikan kesannya bahwa kegiatan berlangsung dengan hangat dan mendapat sambutan yang baik dari pihak panti.
“Adik-adik yang hadir sangat ceria dan menyenangkan, suasana tercipta begitu hangat. Semoga mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang sukses, membanggakan bangsa, serta senantiasa diberi keberkahan dan ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pengurus panti, Ahsan, memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa UPN.
“Kami berterima kasih atas kehadiran mahasiswa di lembaga kami. Saat ini, LKSA Muhammadiyah Rungkut menaungi 45 anak asuh di asrama, 77 anak non-asrama, serta 30 lansia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah Learning Center (MLC) menjadi wadah pengembangan potensi anak, yang dapat terlaksana berkat dukungan pengurus, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut, dan para donatur.
“Selain itu, kami juga memiliki program MLC sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, mulai dari tahfidz, desain grafis, public speaking, hingga olahraga. Semua ini dapat berjalan berkat dukungan berbagai pihak, baik pengurus, PCM Rungkut, maupun para donatur,” jelasnya.
Kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa bantuan materiil, tetapi juga menghadirkan energi baru berupa perhatian, inspirasi, dan semangat belajar bagi anak asuh LKSA Muhammadiyah Rungkut. Hal ini sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara dunia kampus dan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kebersamaan, mahasiswa menyerahkan plakat kepada pihak LKSA. Penyerahan ini menjadi tanda terjalinnya hubungan baik antara kampus dan lembaga sosial
Melalui kegiatan IEM 2025 ini, diharapkan ke depan dapat terjalin sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi anak-anak asuh untuk terus bersemangat dalam meraih masa depan yang lebih baik. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments