Search
Menu
Mode Gelap

Pelajar Klorofil IPM Balongpanggang Gelar Aksi Bersih Pantai di Pantai Remen Tuban

Pelajar Klorofil IPM Balongpanggang Gelar Aksi Bersih Pantai di Pantai Remen Tuban
Dokumentasi kegiatan bersih pantai Pelajar Klorofil. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Balongpanggang mengadakan aksi bersih-bersih sampah di Pantai Remen, Tuban pada Sabtu (10/1/2026). Kegiatan peduli lingkungan ini diikuti oleh 16 pelajar yang bersatu membawa misi “Pelajar Berkemajuan, Menjaga Pesisir untuk Masa Depan”.

Berangkat dari permasalahan banyaknya sampah wisatawan yang dibuang sembarangan di area pesisir Pantai membuat kebersihan dan keasrian Pantai Remen Tuban sedikit berkurang.

Saat pertama kali memasuki area pantai, masih ditemukan banyak sampah-sampah plastik bekas makanan dan minuman yang tersebar di sepanjang garis pantai. Ditambah lagi dengan minimnya tempat sampah yang disediakan sehingga banyak wisatawan yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Fenomena ini tidak hanya membuat keindahan Pantai Remen terganggu, tetapi juga mengancam ekosistem biota di bawah laut, berdampak pada kesehatan manusia, hingga keberlanjutan kegiatan ekonomi masyarakat setempat.

Melihat keadaan ini, PC IPM Balongpanggang menginsiasi aksi peduli lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar dan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk keberlangsungan hidup manusia dan keseimbangan alam.

Tidak hanya aksi bersih-bersih sampah, Pelajar Klorofil juga mengadakan diskusi materi tentang abrasi, erosi, dan fungsi tanaman bakau sebagai upaya pelestarian ekosistem pesisir. Ketua PC IPM Balongpanggang, Rangga Bimantara yang sekaligus menjadi pengisi materi juga menyampaikan bahwa tumbuhan bakau mampu beradaptasi di tengah lingkungan ekstrem.

Di antaranya, akar bakau mampu menahan kekuatan pasang surut ombak dan melindungi garis pantai dari kerusakan. Selain itu, struktur akar bakau yang kompleks mampu membantu memperbaiki kualitas tanah dan mencegahnya dari bencana longsor. Sementara itu, sistem filtrasi garam yang dihasilkan dari daun bakau juga memungkinkan tanaman ini bertahan hidup di tanah yang bersalinitas tinggi atau kekurangan air.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Melalui kegiatan Pelajar Klorofil ini, diharapkan dapat tumbuh rasa kepedulian dan tanggung jawab di kalangan pelajar dan masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian pantai, sehingga tercipta lingkungan pesisir pantai yang bersih, lestari, dan berkelanjutan,” tegas Rangga saat ditanya harapan terselenggaranya kegiatan.

Pelajar Klorofil sendiri sudah menjadi kegiatan rutin tahunan dari Bidang ASBO (Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga) PC IPM Balongpanggang sebagai wujud aksi kepedulian pelajar terhadap kelestarian alam. Kegiatan ini akan menjadi langkah awal PC IPM Balongpanggang untuk lebih aktif lagi mengadakan aksi peduli lingkungan yang melibatkan partisipatif khususnya bagi pelajar Muhammadiyah.

Setelah aksi bersih-bersih pantai dilaksanakan, Pantai Remen terlihat jauh lebih bersih dari saat pertama kali datang dan tentunya secara tidak langsung memberikan kesadaran kepada wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan di pesisir pantai, atau jika perlu membawa kembali sampah yang dihasilkan.

Aksi bersih-bersih Pantai Remen menjadi sebuah pengingat bagi kita, bahwa alam tetap menjadi kunci utama keseimbangan ekosistem hidup manusia. Dengan adanya bencana alam yang akhir-akhir ini melanda Indonesia, membuat pelajar Balongpanggang sadar pentingnya perilaku yang mencintai alam dan tidak membuat kerusakan pada lingkungan.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments