Inovasi di Bidang IT “Pelakon” yang dikembangkan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat (RSUMB) menjadi jawaban atas tantangan efisiensi biaya rawat inap tanpa mengorbankan mutu pelayanan.
Terobosan tersebut mendapat pengakuan di ajang Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Ke-42 MPKU Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang digelar di Kota Batu (26–28/9/2025).
Melalui karya tulis ilmiah berjudul “Penerapan Sistem Pelakon dalam Kendali Mutu dan Kendali Biaya Rawat Inap RSU Muhammadiyah Babat”, RSUMB berhasil meraih Juara 2 dalam kategori Innovation in Health Care IT.
Penulis karya tulis sekaligus Kabid Pelayanan dan Penunjang Medis RSUMB, drg. Syifa’ Shibghoh Imaniyah, menjelaskan bahwa sistem Pelakon dihadirkan untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan mutu layanan.
Dengan mekanisme PEriksa perkiraan biaya, LApor casemix, dan KONsultasi ke Dokter Penanggung Jawab Pelayanan.
“Sering kali tarif yang ditetapkan melalui INA CBGs lebih rendah dibanding biaya aktual yang dikeluarkan rumah sakit. Di sinilah Pelakon hadir sebagai solusi untuk menyeimbangkan efisiensi biaya dengan mutu pelayanan,” jelas penulis karya ilmiah tersebut dalam pemaparannya.
Sementara itu, Direktur RSUMB, dr. Fara Nurdiana, M.Kes., menekankan pentingnya penerapan Pelakon sebagai langkah inovatif yang harus dijalankan secara berkesinambungan.
“Harapan saya, dengan penghargaan ini bisa memberi motivasi bagi RSU Muhammadiyah Babat untuk melaksanakan sistem Pelakon ini secara istiqomah, dalam rangka kendali mutu dan kendali biaya dalam pelayanan di RSU Muhammadiyah Babat,” ujarnya.
Inovasi Pelakon menegaskan bukti komitmen RSUMB dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, akurat namun tetap professional dan terjangkau, sejalan dengan misi rumah sakit dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.(*)
Penulis :





0 Tanggapan
Empty Comments