Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan budidaya bawang merah dari biji yang bertempat di SMA Muhammadiyah 8 Sukodadi pada Ahad (30/11/2025)
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara rembugda Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Lamongan. Peserta yang hadir tercatat sebanyak 196 orang ini juga diramaikan dengan bazar dari LP-UMKM dan cabang. Pelatihan ini berkerjasama dengan PT. Panah Merah yang merupakan produsen bibit tanaman hortikultura.
Ketua MPM PDM Lamongan Shobikin Amin mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga dalam rangka milad ke 113 Muhammadiyah yang mengambil tema memajukan kesejahteraan bangsa. Ia menuturkan bahwa di usia yang ke 113 Muhammadiyah nampak semakin solid. Namun soliditas tersebut menjadi tidak berarti jika warganya tidak berdaya.
Kesejahteraan bangsa bisa tercapai jika kesejahteraan individu mampu didapatkan. Maka MPM PDM Lamongan mengambil langkah strategis untuk mewujudkan kesejahteraan tersebut bagi tiap warganya dimulai dari cara yang sederhana yaitu ketahanan pangan. Hal ini sejalan dengan tekad Presiden Prabowo Subianto yang mencanangkan swadaya pangan untuk menghadapi krisis pangan.
“Berdaya itu kita mulai dari hal sederhana, persoalannya kita gengsi atau tidak. Maka nanti selepas pelatihan ini seluruh peserta akan mendapat 10 bibit untuk dibawa pulang lalu ditanam dan dirawat. Berikutnya nanti dilaporkan secara berkala ke MPM PDM Lamongan dan yang hasilnya paling besar akan mendapat hadiah,” ungkap Shobikin dengan penuh semangat.
Sementara itu Wakil Ketua PDM Lamongan Drs H Ghufron MAg dalam sambutannya menyampaikan bahwa DNA Muhammadiyah adalah dakwah. Dalam perjalanannya, gerakan dakwah Muhammadiyah didukung oleh para penggerak dakwah yang sejahtera atau mapan secara ekonomi. Kondisi tersebut sama halnya dengan Nabi Muhammad SAW saat berdakwah dengan mendapat dukungan dari para sahabat yang kaya seperti Khadijah dan Usman Bin Affan.
Ia pun menambahkan pilar gerakan Muhammadiyah selain di bidang dakwah, pendidikan, dan kesehatan, kita juga menguatkan pilar ekonomi yang progresif agar kegiatan dakwah semakin memberikan kemudahan dan kemanfaatan bagi seluruh masayarakat.
“PDM Lamongan sangat memperhatikan betul pilar dakwah di bidang penguatan ekonomi progresif. Hal ini bisa kita lihat bahwa yang mengurusi hal tersebut tidak hanya satu majelis atau Lembaga, melainkan ada 4 unsur diantaranya Majelis Ekonomi, MPM, LazizMu, dan Jatam itu sendiri,” terang Ghufron.






0 Tanggapan
Empty Comments