Pelatihan MC dan Keprotokoleran menjadi salah satu upaya strategis Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur dalam meningkatkan kapasitas kader.
Kegiatan bertema “MC Andal, Protokol Terampil: Pilar Kesuksesan Acara Aisyiyah” ini digelar oleh Majelis Pembinaan Kader (MPK) PWA Jawa Timur bekerja sama dengan MPauddasmen serta Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO).
Pelatihan berlangsung dalam dua sesi dan diikuti tiga utusan dari setiap Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) se-Jawa Timur. Sesi pertama yang berfokus pada teori dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu (8/11/2025). Sesi kedua digelar secara luring di Aula Mas Mansyur lantai 3 Gedung Muhammadiyah Jawa Timur pada Sabtu (22/11/2025), dengan penekanan pada praktik langsung.
Keprotokoleran
Sekretaris PWA Jawa Timur, Dr. Nur Mukarromah, SKM., M.Kes., menyampaikan materi “Keprotokoleran dalam Aisyiyah” pada sesi daring. Ia menegaskan bahwa kualitas keprotokolan berpengaruh besar terhadap citra organisasi.
“Baik buruknya keprotokolan akan menampakkan wajah organisasi di hadapan publik dan dapat membentuk citra organisasi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa keprotokolan mencakup tata tempat, tata upacara atau acara, tata penghormatan, busana, serta undangan untuk kegiatan umum maupun khusus.
Materi berikutnya disampaikan narasumber profesional dari PROBEST Training & Consulting, Meriana Chandra Kurniasari, S.Pd., M.Pd., yang membahas dasar-dasar public speaking serta teknik menjadi MC profesional, baik formal maupun nonformal.
Pada sesi luring, Meriana mendampingi peserta secara penuh melalui pendalaman materi dan simulasi langsung yang kemudian dievaluasi untuk memperkuat keterampilan peserta.
Wakil Ketua PWA Jawa Timur yang juga Koordinator Bidang Tabligh dan Perkaderan, Dra. Faridah Muwafiq, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta.
“Melihat semangat panjenengan semua sejak awal, kami sebagai pimpinan sangat berterima kasih dan bangga. Harapannya, kegiatan ini melahirkan kader andal yang siap menjadi garda terdepan tim protokoler hingga tingkat ranting,” ujarnya.
Faridah menambahkan dengan nada bercanda.
“Semoga setelah ini tidak ada lagi yang menyilakan waktu dan tempat, dan tidak ada lagi yang menginjak acara,” yang disambut tawa para peserta. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments