Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperpanjang masa pendaftaran Penyetaraan Pelatihan Pendidikan Inklusif Tingkat Lanjut hingga 25 April 2026. Kebijakan ini membuka peluang lebih luas bagi ribuan guru untuk meningkatkan kompetensi dalam mendampingi peserta didik berkebutuhan khusus.
Program ini dijalankan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan guru pendidikan khusus di berbagai daerah.
Saat ini tercatat 2.663 peserta telah memenuhi syarat. Dengan skema penyetaraan, terdapat tambahan potensi hingga 5.129 calon peserta.
Sekretaris Ditjen GTK, Temu Ismail, menegaskan pentingnya program ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Indonesia.
“Kami berharap semakin banyak guru dapat meningkatkan kompetensinya sehingga pembelajaran menjadi lebih adaptif, ramah, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Perpanjangan masa pendaftaran bertujuan memberi waktu lebih bagi guru dalam menyelesaikan pembelajaran mandiri sebelum mengikuti tahap asesmen.
“Perpanjangan ini memberi ruang bagi peserta untuk mempersiapkan diri secara optimal sebelum asesmen,” jelas Temu.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa program penyetaraan bukan hanya formalitas, melainkan memastikan kesiapan kompetensi guru dalam praktik nyata di kelas.
Melalui skema ini, guru yang sebelumnya mengikuti Bimbingan Teknis Guru Pembimbing Khusus dapat melanjutkan ke pelatihan tingkat mahir dengan mekanisme yang lebih fleksibel.
Program ini dilaksanakan melalui tahapan:
- Sosialisasi
- Pendaftaran melalui SIMPKB
- Pembelajaran mandiri
- Asesmen akhir
Adapun syarat peserta antara lain:
- Guru ASN (kelas atau mata pelajaran)
- Pendidikan minimal D4/S1
- Lulusan Bimtek Guru Pembimbing Khusus
- Memiliki akun platform pembelajaran digital
Ke depan, pelatihan pendidikan inklusif akan diperkuat melalui unit teknis seperti:
- Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK)
- Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK)
- Kantor GTK (KGTK) di setiap provinsi
Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan pelatihan dan meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan inklusif di Indonesia.
Program ini menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, di mana setiap anak memiliki kesempatan belajar yang sama tanpa terkecuali.





0 Tanggapan
Empty Comments