Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pelepasan Guru Purna Tugas SMAS Muha Genteng Diwarnai Keharuan

Iklan Landscape Smamda
Pelepasan Guru Purna Tugas SMAS Muha Genteng Diwarnai Keharuan
pwmu.co -
Pemberian tali asih dari sekolah yang disampaikan langsung Drs Suharyono kepada guru purna Drs. Mujairi (Alib/PWMU.CO)
Pemberian tali asih dari sekolah yang disampaikan langsung Drs Suharyono kepada guru purna Drs. Mujairi (Alib/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pelepasan Guru purna tugas SMAS Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi Drs Mujairi diwarnai keharuan setelah berjabat tangan dengan semua guru dan karyawan SMA Muha Genteng.

Pelaksanaan pelepasan sengaja di barengkan dengan milad SMA Muha Genteng yang ke-46 yang jatuh pada Rabu (16/7/2025) dikandung maksud agar semua guru dan karyawan bisa kompak ikut menghadiri dan kebetulan kita juga mengundang seluruh kepala sekolah SMA Muha Genteng yang telah purna tugas mulai dari periode pertama sampai dengan periode keempat, ujar Drs Suharyono selaku kepala sekolah saat ini yang disampaikannya saat membuka sambutan.

Perjuangan Panjang

Seremonial pelepasan Mujairi dimulai tepat pukul 09.00 Wib setelah apel menyambut milad SMA Muha Genteng dan untuk acara pelepasannya ditempatkan di meeting room SMA Muha Genteng yang juga hadir tamu undangan dari komite sekolah Drs Sugiyat.

Mujairi merupakan guru senior yang malang melintang di pendidikan Muhammadiyah sejak lulus kuliah saat masih lajang. Bermula saat melihat SMA Muhammadiyah Songgon yang baru berdiri  tidak jauh dari rumahnya dan belum memiliki gedung sendiri yang permanen dan hanya di dikelola beberapa guru dengan murid yang hanya sepuluh siswa.

Maka naluri keguruannya tersentuh untuk ikut bergabung menata sekolah yang kebetulan ijazah Mujairi mempunyai jurusan yang linier yaitu dari fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam. Berkat perjuangan yang menguji kesabaran dan keihlasan akhirnya kini SMA Muhammadiyah Songgon atau SMA Mupat Banyuwangi sudah memiliki gedung sendiri dan sebuah masjid yang cukup besar.

Sejak tahun 2008 Mujairi mengajukan mutasi untuk bergabung ke SMA Muha Genteng dikarenakan di SMA Mupat ada istrinya yang baru dinikahi. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saya pindah di SMA Muha sini, kisah Mujairi saat memberikan sambutan sekaligus permohonan pamit.

Selama bergabung di sekolah ini banyak hal-hal yang kurang bekenan baik tutur kata, tingkah laku ataupun yang lainnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan hubungan tali silahturahmi kita jangan sampai putus disini rumah kami masih terbuka, ujarnya.

Setelah sambutan perpisahan dari Mujairi dilanjutkan dengan acara penutup, namun sebelum pembacaan do’a ada sesi pemberian tali asih dari sekolah kepada setiap guru purna yang telah mengabdikan diri di SMA Muha Genteng dan untuk doa dipimpin oleh H Nur AhmadiMPdI, kepala sekolah SMA Muha Genteng periode dua, usai pembaan doa dilanjutkan dengan ramah-tamah. (*)

Penulis Abdul Muntholib Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu