Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peluncuran ‘PJOK BOSKU!’ di SD Mutu Kawi: Seru, Bugar, dan Penuh Inovasi

Iklan Landscape Smamda
Peluncuran ‘PJOK BOSKU!’ di SD Mutu Kawi: Seru, Bugar, dan Penuh Inovasi
pwmu.co -
Dua guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Angga Adi Prasetya MPd, dan Lusi Septyaningrum SPd, tampil beda dengan meluncurkan program unggulan bertajuk “PJOK BOSKU!” (Abdulloh Hamid/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Malang (SD Mutu Kawi) kembali menunjukkan kiprahnya sebagai pelopor inovasi pendidikan.

Kali ini, dua guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Angga Adi Prasetya MPd, dan Lusi Septyaningrum SPd, tampil beda dengan meluncurkan program unggulan bertajuk “PJOK BOSKU!”, singkatan dari Bugar Olahraga Seru Kuy!.

Program ini bukan sekadar ajakan untuk bergerak, melainkan sebuah gerakan menyeluruh yang bertujuan menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan bahagia.

Program PJOK BOSKU memiliki beberapa tujuan di antaranya yakni:

1. Menjadikan murid senang bergerak dan aktif setiap hari.

2. Meningkatkan kebugaran jasmani secara menyeluruh.

3. Membudayakan gaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

4. Mengenalkan kembali permainan tradisional.

5. Mencegah obesitas dan berbagai masalah kesehatan sejak dini.

    Sementara itu, rangkaian Program PJOK BOSKU di antaranya yakni:

    ‣ Senam Jumat Bahagia (Jubah)

    Senam Jubah dilakukan setiap Jumat pagi pukul 07.00 WIB di halaman SD Mutu Kawi. Diiringi lagu-lagu energik seperti Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), kegiatan ini dipandu langsung oleh guru PJOK yang berkolaborasi dengan murid pilihan. Selain menjadi ajang kebugaran, senam JUBAH juga mempererat kebersamaan warga sekolah.

    ‣ Kelas Bugar

    Kelas bugar dilaksanakan sekali setiap bulan, siswa mengikuti tes kebugaran jasmani seperti lari, sit-up, push-up, dan shuttle run. Tes ini disesuaikan dan dikembangkan berdasarkan instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) yang dirancang oleh Kemendikbud.

    Hasil evaluasi dicatat dalam “Buku Bugar Pribadi” sebagai alat pemantauan kesehatan dan progres kebugaran masing-masing siswa.

    ‣ Mini Olimpiade Sekolah: BOGEM

    Kegiatan ini dilakukan setiap semester. Siswa berlaga dalam kompetisi olahraga modifikasi yang memadukan permainan tradisional dan modern, dikembangkan melalui sport education model bernama Bola Gemoy (Bola Gemoy). Program ini telah dilaksanakan di kelas VI pada tahun ajaran 2024/2025.

    Kegiatan ini bukan semata-mata soal menang atau kalah, melainkan juga untuk menumbuhkan sportivitas, kerja sama tim, dan kreativitas dalam berolahraga.

    ‣ Kolaborasi PJOK dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS)

    Setiap bulan dilakukan pemeriksaan kesehatan ringan, seperti pengukuran tinggi dan berat badan, edukasi pentingnya minum air putih, hingga pemberian obat cacing. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara guru PJOK dan tim UKS.

    Iklan Landscape UM SURABAYA

    ‣ Modul Terintegrasi Quran dan Hadits

    Pembelajaran PJOK kini diperkuat dengan nilai-nilai Islami melalui integrasi ayat al-Quran dan Hadits. Murid diajak memahami pentingnya menjaga tubuh sebagai amanah dari Allah.

    ‣ PJOK Menulis dan Berkarya

    Guru PJOK tak hanya melatih fisik siswa, tetapi juga aktif menulis dan menerbitkan buku pendamping PJOK berbasis literasi dan numerasi untuk kelas 4 dan 6. Selain itu, guru PJOK juga menulis book chapter yang membahas isu-isu dalam pembelajaran PJOK.

    Karya-karya ini telah dipublikasikan di berbagai platform online dan majalah sekolah, termasuk di rubrik “Ruang Inspirasi” Majalah Digital Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

    ‣ Inklusi untuk Anak Berkebutuhan Khusus

    Selain itu, guru PJOK juga mengembangkan inovasi media pembelajaran untuk murid yakni Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) melalui aplikasi mobile berbasis augmented reality (AR) bernama “Reaksi Asik (Resik)”. Aplikasi ini telah divalidasi oleh tiga akademisi dan tiga praktisi.

    Pengembangan media ini berhasil meraih medali perak pada ajang Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) kategori Guru Dedukatif di Semarang.

    Sebuah bukti bahwa PJOK di SD Mutu Kawi berpihak pada semua murid tanpa terkecuali, dan akan terus dikembangkan untuk diterapkan lebih luas lagi.

    Salah satu guru PJOK, Lusi menyampaikan bahwa lewat PJOK BOSKU, ia ingin menunjukkan bahwa olahraga itu menyenangkan, menyehatkan, dan bisa dikemas penuh makna.

    “Anak-anak tidak hanya aktif secara fisik, tapi juga tumbuh dalam semangat kolaboratif dan Islami,” tuturnya.

    Program PJOK BOSKU! menjadi simbol bahwa pendidikan jasmani bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan garda terdepan dalam membentuk generasi unggul, sehat raga dan kuat jiwa. SD Mutu Kawi membuktikan bahwa olahraga bisa dikemas secara inspiratif, kreatif, dan membudaya.

    Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Malang, Rizka Silvia SPdI MPd, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini

    “Program PJOK BOSKU ini merupakan langkah luar biasa yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mendidik dan membentuk karakter. Kami bersama guru-guru, khususnya guru PJOK, berkomitmen menjadikan olahraga sebagai sarana membangun generasi sehat, ceria, dan berakhlak,” jelasnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan semangat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti menjadi proaktif dalam menjaga kesehatan, memulai dengan tujuan sehat jangka panjang, serta menyeimbangkan antara belajar, bermain, dan beribadah.

    “PJOK BOSKU menjadi bukti bahwa pendidikan jasmani dapat menjadi pintu masuk menuju pembentukan karakter anak yang utuh, kuat raga, cerdas pikir, dan luhur akhlak,” pungkasnya. (*)

    Penulis Abdulloh Hamid Editor Ni’matul Faizah

    Iklan Landscape Unmuh Jember

    Baca Lainnya

    Iklan pmb sbda 2025 26

    0 Tanggapan

    Empty Comments

    Search
    Menu