
PWMU.CO – Sorak gembira siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (Mudisa) ketika Youtuber Bule Jowo mendatangi sekolah untuk kolaborasi membuat konten kreatif bersama guru dan siswa SMK Mudisa pada Kamis (22/5/2025).
Kegiatan ini dikemas dengan cara unik dan menghibur. Pasalnya para guru dan siswa dibagi menjadi 2 kelompok yang berlawanan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Bule Jowo.
Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah ST MT menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kunjungan ini. “Anak-anak terlihat sangat bahagia. Ini bukan hanya hiburan, tapi juga pembelajaran yang menyenangkan. Mereka jadi tahu bahwa dunia konten kreator bukan sekadar viral-viralan, tapi juga soal kreativitas, keberanian, dan konsistensi,” tuturnya.
Ditemui oleh tim media SMK Mudisa, pria yang kerap disapa Cak Dave ini menyampaikan ucapan terima kasih telah disambut hangat dan rame.
“Seru banget yo! Kapan-kapan aku mrene maneh yo (kesini lagi ya),” ucapnya. Tak lupa ia berikan motivasi kepada siswa-siswi SMK Mudisa untuk selalu semangat belajar. “Sing (yang) semangat belajar yo! Aku iso boso jowo (bisa bahasa Jawa), kalian yo pasti iso boso Inggris,” lanjutnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan dunia digital secara langsung. Siswa diajak melihat proses pembuatan konten, mulai dari pengambilan gambar, cara berinteraksi dengan audiens, hingga bagaimana mengemas pesan edukatif ke dalam tayangan yang menghibur.
Selain membuat konten kreatif, siswa SMK Mudisa juga belajar teknik pengambilan gambar yang langsung diajarkan oleh para tim Youtuber Bule Jowo.
Bule Jowo yang terkenal dengan sebutan Londokampung ini dikenal kocak dan inspiratif, sebab meskipun Bule ia juga fasih berbahasa Jawa. Dalam kanal Youtubenya seringkali membagikan video-video lucu seperti prank menggunakan bahasa Inggris.
Kunjungan Londokampung di SMK Mudisa hari itu benar-benar jadi momen luar biasa. Selain membawa gelak tawa dan hadiah, tim ini juga membawa inspirasi besar bagi generasi muda untuk terus berkarya, percaya diri, dan siap bersaing di dunia digital masa kini.(*)
Penulis Risma Nur Izzah Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments