Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pembelajaran Kreatif: Siswa Kelas VIII MBS Al-Hikmah Susun Puzzle untuk Belajar Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Iklan Landscape Smamda
Pembelajaran Kreatif: Siswa Kelas VIII MBS Al-Hikmah Susun Puzzle untuk Belajar Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
pwmu.co -
Siswa kelas VIII Ponpes MBS Al-Hikmah saat menyusun puzzle (Elina Wahyu/PWMU.CO)

PWMU.CO – Siswa kelas VIII Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al-Hikmah Gambiran, Banyuwangi, antusias mengikuti pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan menggunakan media puzzle kreatif pada Senin (10/2/2025).

Puzzle ini digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu siswa memahami rangkaian peristiwa sejarah, khususnya menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga memperkuat keterampilan komunikasi dan pemecahan masalah.

Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk lebih aktif berdiskusi, menyusun informasi secara logis, serta berpikir kreatif dalam menyelesaikan tugas kelompok.

Pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah Indonesia secara menyenangkan.

Penggunaan puzzle dalam pembelajaran dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan pada metode konvensional yang berfokus pada penjelasan lisan atau membaca buku teks. Melalui puzzle, siswa tidak hanya menghafal fakta sejarah, tetapi juga memahami alur peristiwa dengan berpikir kritis dan bekerja sama.

Metode ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar. Hal ini disampaikan oleh salah satu siswa, Keysha.

“Kegiatan ini membantu kami memahami peristiwa sejarah secara runtut. Pembelajaran menjadi lebih seru karena menyusun puzzle secara berkelompok adalah pengalaman yang menyenangkan,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pembagian siswa ke dalam kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan potongan puzzle yang berisi informasi tentang peristiwa pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), peristiwa Rengasdengklok, dan perumusan teks proklamasi.

Dalam proses penyusunan puzzle, siswa diharapkan dapat bekerja sama dan teliti dalam menghubungkan setiap potongan informasi hingga membentuk rangkaian peristiwa yang runtut. Setelah puzzle tersusun, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi, memungkinkan terjadinya proses berbagi pengetahuan yang memperkaya pemahaman siswa.

Media pembelajaran berbasis puzzle kreatif seperti ini dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif. Melalui metode ini, siswa juga dapat lebih aktif mencari informasi, menghubungkan fakta sejarah, dan mengembangkan pemahaman terhadap materi pembelajaran.

Selain itu, penyajian hasil diskusi juga dapat membantu siswa meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Inovasi seperti ini diharapkan terus diterapkan dalam pembelajaran agar siswa semakin aktif dan kreatif dalam memahami materi. (*)

Penulis Elina Wahyu Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu