Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pembina Upacara Tekankan Disiplin dan Pembiasaan Positif Peserta Didik Smamuga

Iklan Landscape Smamda
Pembina Upacara Tekankan Disiplin dan Pembiasaan Positif Peserta Didik Smamuga
Peugas upacara kelas X.1 tampak bersemangat mengikuti upacara bendera Senin pagi (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kepala SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan, Hartatik S.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan dan pembiasaan positif sebagai bekal utama peserta didik menghadapi masa depan. Hal itu disampaikan dalam amanat upacara bendera Senin pagi (19/1/2026) di lapangan sekolah.

Hartatik mengawali amanatnya dengan mengajak seluruh peserta upacara bersyukur kepada Allah Swt. atas limpahan nikmat kesehatan sehingga kegiatan upacara dapat dilaksanakan dengan tertib dan khidmat.
Ia kemudian menyinggung kebijakan sekolah terkait keterlambatan siswa.

Menurutnya, keterlambatan masih dapat ditoleransi apabila disebabkan oleh faktor teknis seperti kendaraan bermasalah atau kondisi kesehatan. Namun, keterlambatan akibat bangun kesiangan menjadi perhatian serius pihak sekolah.

“Kalau bangun kesiangan, ini yang perlu kita evaluasi. Bagaimana nanti anak-anak bisa bersaing di dunia kerja yang penuh dengan kedisiplinan,” tegas kepala sekolah dua periode itu.

Untuk itu, peserta didik yang mengalami masalah kedisiplinan akan mendapatkan bimbingan dari wali kelas dan kesiswaan.

“Tujuannya untuk membentuk karakter disiplin yang nantinya akan diterapkan ketika di perguruan tinggi maupun di masyarakat,” ujarnya.

Hartatik juga mengapresiasi pelaksanaan program ngaji morning yang rutin dilakukan setiap pagi. Menurutnya, kebiasaan positif tersebut harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran tanpa selalu menunggu pengawasan guru.

“Kebiasaan-kebiasaan positif harus dibiasakan di mana pun kita berada. Siswa sudah dewasa dan tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa aktivitas peserta didik di kelas dapat dipantau melalui CCTV sebagai bagian dari pembinaan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menegaskan bahwa tujuan sekolah semata-mata menjalankan amanah orang tua untuk mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam bidang keagamaan, Hartatik mengingatkan bahwa siswa Smamuga melaksanakan kegiatan mengaji dua kali sehari, yakni ngaji morning dan ngaji Ummi.

Ia meminta kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sungguh-sungguh karena manfaatnya kembali kepada peserta didik sendiri.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan saat Ishoma serta salat Asar berjamaah. Ia menyoroti partisipasi siswi putri yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Anak-anak putri jangan sampai kalah dengan yang putra. Jumlahnya lebih banyak, tetapi yang salat Asar berjamaah justru lebih banyak yang laki-laki,” ujarnya.

Kepada peserta didik kelas XII, Hartatik menyampaikan bahwa KBM di kelas akan berakhir pada 16 Februari 2026. Dengan waktu yang tersisa kurang dari satu bulan, ia meminta agar tambahan pelajaran sore dimanfaatkan secara maksimal sebagai bekal masa depan.

Di akhir amanatnya, Hartatik menyampaikan sejumlah agenda sekolah, di antaranya Expo Kampus pada 22 Januari serta kegiatan kunjungan edukatif ke Bali pada 29–31 Januari 2026. Sementara pada bulan Ramadan 1447 H, kegiatan pembelajaran akan disesuaikan dengan agenda keagamaan dan akademik sekolah.
(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu