Dengan penuh semangat, Keluarga Besar SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo, melaksanakan kegiatan pembubaran panitia Parenting Akbar SD Sakri bersama Komite Sakri di Bernah de Vallei, Mojokerto, pada Sabtu (9/8/2025), dan diikuti oleh 100 peserta.
Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian panjang kerja keras tim Guru dan Karyawan (Gukar), Komite, serta antar jemput (Anjem).
Kepala SD Sakri, Arum Ndalu SPd MPd, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar dan baik,” ujarnya.
Usai sambutan dari kepala SD Sakri, ketua acara, dan perwakilan komite, kegiatan dilanjutkan dengan lomba kelompok.
Lomba ini digelar untuk menambah semangat sekaligus mempererat tali silaturahmi Keluarga Besar Sakri.
Koordinator acara, Niarianti Sari SPd, menyampaikan bahwa terdapat dua jenis lomba, yaitu lomba sarung berputar dan lomba karet berjalan.
Lomba ini dirancang berkelompok agar peserta dapat berkolaborasi dan bekerja sama. Dari setiap lomba, seluruh peserta diajak untuk menjunjung sportivitas.
Keterlibatan semua elemen sekolah menambah keseruan dan semangat di momen ini. Keceriaan dan tawa pun tak terhindarkan saat para peserta berlomba menjadi yang terbaik.
Dengan penuh semangat, sembilan tim yang telah dibentuk, masing-masing beranggotakan sepuluh orang, bergerak mengikuti instruksi lomba.
Tak satu pun momen terlewat, bahkan pembawa acara, Retno Hardina SPd, turut serta dalam perlombaan.
“Saya ikut lomba, jadi tolong gantikan saya nge-MC,” candanya.
Ketika telah terpilih tiga pemenang di masing-masing lomba, selanjutnya, mereka mengikuti babak final untuk menentukan juara 1, 2, dan 3.
Kemenangan lomba dirasakan oleh seluruh keluarga besar SD Sakri. Setiap lomba menghadirkan pemenang yang berbeda, sehingga menambah keseruan kegiatan.
Usai perlombaan, tibalah momen pembagian hadiah bagi para pemenang. Wajah-wajah sumringah tampak saat mereka menerima hadiah yang dibagikan oleh tim.
“Alhamdulillah, serangkaian acara penutupan parenting dan lomba telah selesai. Kegiatan akan dilanjutkan dengan shalat Dhuhur dan ramah tamah,” ujar Retno, panggilan akrabnya, saat menutup acara.
Siang itu, langit tampak cerah, berpadu dengan suasana berbeda di Bernah de Vallei. Acara pun ditutup dengan semangat untuk melanjutkan kegiatan sekolah berikutnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments