Kegiatan Daurah Ilmiah Bahasa Arab Internasional resmi dibuka di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka), Paciran, Rabu (7/1/2026). Pembukaan daurah yang berlangsung di Masjid Al-Karomah Padeg ini diikuti seluruh siswa Arabic Tahfidz Class Program (ATCP) Mamsaka serta siswa kelas IX program Bahasa Arab dari SMP Muhammadiyah 14 Karangasem dan MTs Muhammadiyah 2 Karangasem.
Pengasuh Pondok Pesantren Karangasem, Dr. KH. Mufti Labib, Lc., M.CL., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Arab sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu, khususnya ilmu-ilmu keislaman. Menurutnya, bahasa Arab memiliki peran strategis dalam membuka cakrawala pengetahuan.
“Kunci gerbang ilmu pengetahuan adalah bahasa Arab. Siapa pun yang ingin mendalami ilmu agama secara mendalam, tidak ada jalan lain selain bersungguh-sungguh mempelajari bahasa Arab,” tutur KH Mufti Labib di hadapan para peserta.
Ia juga mengajak seluruh peserta daurah untuk memanfaatkan kesempatan berharga tersebut dengan sebaik-baiknya. Kehadiran pengajar dari Universitas Al-Azhar Mesir, lanjutnya, merupakan nikmat besar yang harus disyukuri dengan kesungguhan belajar.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar. Kesempatan seperti ini tidak selalu datang,” pesannya.
Lebih lanjut, KH Mufti Labib menyampaikan harapan besar terhadap hasil pelaksanaan daurah ilmiah ini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi Mamsaka yang siap melanjutkan studi ke pusat-pusat keilmuan Islam di Timur Tengah.
“Kami berharap setelah daurah ini ada sepuluh siswa Mamsaka yang dapat melanjutkan kuliah di Timur Tengah, baik ke Mesir, Arab Saudi, maupun Yordania. Ini bukan target yang mustahil jika dipersiapkan sejak sekarang,” ungkapnya.
Pembukaan daurah ilmiah berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias sebelum memasuki sesi materi inti. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Mamsaka dalam menyiapkan generasi unggul yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan internasional.
Melalui daurah ilmiah bahasa Arab ini, diharapkan tumbuh semangat belajar yang kuat di kalangan siswa sekaligus membuka jalan lahirnya kader ulama dan intelektual Muslim yang mampu berkiprah di tingkat global.





0 Tanggapan
Empty Comments