
PWMU.CO – Dalam upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol bersama Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA), Tapak Suci, dan Mahad Ki Bagus Hadikusumo resmi melaunching “Panggung Entrepreneur” pada Ahad (22/6/2025) bertempat di Aula LKSA Panti Yatim Putra Muhammadiyah Grogol.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Ortom Muhammadiyah Grogol serta Karang Taruna se-Kecamatan Grogol, menunjukkan antusiasme dan sinergi lintas organisasi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi pemuda.
Sambutan disampaikan oleh perwakilan Ketua Pemuda Muhammadiyah, Fatkhurrahman SPd. Dalam pesannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan berharga bagi pemuda untuk berdiskusi dan belajar tentang dunia entrepreneur.
“Harapannya, apa yang didapat dalam kegiatan ini bisa diterapkan. Kunci dalam berbisnis adalah istiqomah. Semoga kegiatan ini bisa berjalan rutin setiap pekan kedua dan keempat,” ujarnya.

Ketua PCA Grogol, Tumirah SPdI yang juga membuka secara resmi kegiatan Panggung Entrepreneur, mengapresiasi inisiatif ini. “Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempersiapkan generasi muda yang berdaya, kreatif, dan mandiri dalam menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Materi utama disampaikan oleh Komarudin Achmad SE Sy ME, seorang pengusaha sekaligus aktivis dakwah yang juga dikenal sebagai owner Mr. Joe Chicken.
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kemandirian ekonomi bagi pemuda. “Entrepreneur adalah bagian integral dari ajaran Islam. Mulailah bisnis dengan niat ibadah, kejujuran, tawakal, dzikir, dan syukur. Jual produk yang unik, beda, dan menarik di pasaran,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam berbisnis, penting menjaga etika: tidak mendzalimi, menjunjung kebebasan dalam muamalah selama tidak melanggar syariat, dan memiliki rasa tanggung jawab. “Jadikanlah bisnis sebagai bagian dari ibadahmu. Karena bila akhiratmu terjaga, dunia pun akan mengikuti,” pungkasnya.
Kegiatan Panggung Entrepreneur ini direncanakan akan menjadi forum rutin dua pekanan yang tidak hanya memperkuat jiwa bisnis pemuda, tetapi juga membentuk karakter dan integritas pengusaha muslim sejati.(*)
Penulis Husna Khonsa Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments