
PWMU.CO — Semangat kolaborasi dan penguatan ekonomi pemuda menjadi fokus dalam pertemuan bidang Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Sidoarjo yang berlangsung pada Rabu malam (28/5/2025).
Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, pertemuan yang dimulai pukul 19.30 WIB hingga 22.30 WIB ini menjadi ajang “kopi darat” lanjutan dari kegiatan Muhammadiyah Youth Association Business Forum yang telah digelar pekan sebelumnya.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sidoarjo melalui Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Pemuda, dengan menghadirkan perwakilan PCPM dari seluruh penjuru Sidoarjo.
Antusiasme peserta begitu terasa, terlihat dari semangat diskusi dan komitmen kuat yang terbangun sepanjang agenda berlangsung.
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pembentukan asosiasi pengusaha muda Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo, termasuk pembahasan struktur organisasi serta perumusan program kerja awal seperti field trip, expo, workshop bisnis, mentoring, pendampingan bisnis dan permodalan.
Dalam diskusi yang dihadiri belasan orang tersebut, lahirlah nama resmi asosiasi: Asosiasi Pengusaha Pemuda Muhammadiyah (APPMU) Sidoarjo.
Proses pemilihan pengurus dilakukan secara terbuka dan demokratis. Terpilih sebagai Ketua APPMU Sidoarjo adalah Bayu Firdaus, didampingi Ahmad Habib sebagai Sekretaris, dan Lazuardi Imani sebagai Bendahara.

Bayu, dalam sambutannya sebagai ketua terpilih, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus dan PCPM se-Sidoarjo dapat bersinergi dan aktif dalam merumuskan program-program yang nyata dan bermanfaat bagi seluruh anggota, baik yang telah memiliki usaha maupun yang baru akan memulai.
“Bagi yang baru punya angan-angan usaha, semoga bisa segera take action ketika bergabung di APPMU. Dan bagi yang sudah punya usaha, kita dorong untuk scale up dan ekspansi,” ungkap Bayu.
Sementara itu, Ketua PCPM Jabon, Muhammad Alif yang juga menjadi bagian dari pengurus asosiasi, menegaskan pentingnya wadah ini. Ia menyoroti minimnya bekal ilmu bisnis dan keterbatasan jaringan yang dialami banyak pengusaha muda Muhammadiyah.
“Banyak pengusaha muda kita yang potensial, tapi belum punya akses ke jejaring dan edukasi bisnis yang kuat. APPMU hadir untuk menjembatani itu,” ujar Alif.
Pertemuan malam itu ditutup dengan suasana hangat dan penuh keakraban, dilanjutkan ramah tamah sambil menikmati sajian nasi kebuli yang menambah hangatnya suasana kebersamaan.(*)
Penulis Elen Firdaus Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments