Teater Gedheg Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sukses memukau para hadirin pada acara penutupan Muhammadiyah Education Conference Sport, Arts, and Festival (ME Confest) 2025 yang berlangsung di Auditorium Umsida, Ahad (30/11/2025).
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) teater kebanggaan Umsida tersebut membawakan kisah retaknya Kerajaan Kahuripan yang berawal dari perseteruan dua putra Raja Airlangga dalam memperebutkan takhta. Konflik itu kemudian memecah Kahuripan menjadi dua kerajaan: Jenggala dan Panjalu. Aksi para pemeran sukses mengajak hadirin hanyut dalam alur cerita penuh emosi dan kesedihan.
Ajang yang digelar oleh Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) bersama Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini menghadirkan suasana meriah dan penuh energi positif dari ribuan pelajar Muhammadiyah se-Jawa Timur dan Bali.
Sebanyak 4.655 siswa dan pendamping dari berbagai sekolah dan madrasah Muhammadiyah tercatat mengikuti ajang ini. Tahun ini, ME Confest diikuti peserta dari tingkat SD/MI hingga SMA/MA sederajat se-Jawa Timur.
Beragam perlombaan digelar dalam kategori olahraga, teknologi, dan seni, antara lain Panahan, Tapak Suci, Bulu Tangkis, Cipta Kreasi Senam, Futsal, Basket, Hizbul Wathan, Film Pendek, Paduan Suara, Mendongeng, Baca Puisi, Monolog, Band, Kreator Konten, KTI, dan Koding.
Selain kompetisi, ME Confest juga menyelenggarakan Muhammadiyah Enlightening Conference, forum pertemuan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan untuk memperkuat visi pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments